Jaga Mobilitas Nasional, KAI Serap 54,9 Juta Liter BBM Subsidi pada Kuartal I-2026

AKURAT.CO PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat penyerapan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi sebesar 54.911.065 liter sepanjang Triwulan I 2026.
Penyerapan ini menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan layanan transportasi publik sekaligus memastikan distribusi barang tetap berjalan di berbagai wilayah.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba menyampaikan bahwa penggunaan BBM subsidi tersebut dilaksanakan secara terukur dan akuntabel sebagai bentuk transparansi kepada pemerintah dan masyarakat.
“Kami memastikan penyerapan BBM subsidi dilakukan sesuai peruntukannya, dengan prinsip Good Corporate Governance. Setiap proses dijalankan secara terbuka, dapat dipertanggungjawabkan, dan terus kami jaga konsistensinya,” kata Anne dalam keterangannya, Selasa (14/4/2026).
Baca Juga: Penumpang Kereta Bandara Tembus 3,74 Juta, KAI Catat Pertumbuhan Positif
Berdasarkan Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Nomor 99/P3JBT.KOM/BPH.DBBM/2025, total kuota BBM subsidi yang dialokasikan kepada KAI pada tahun 2026 mencapai 214.342.000 liter.
Dari jumlah tersebut, mayoritas diperuntukkan bagi operasional kereta penumpang sebesar 191.022.000 liter, sementara sisanya digunakan untuk angkutan barang seperti peti kemas, parcel, semen, dan klinker.
Penyerapan BBM subsidi tersebut hadir dalam setiap perjalanan dan distribusi yang dijalankan KAI. Angkutan semen berperan dalam memperkokoh pembangunan infrastruktur, sementara klinker sebagai bahan baku utama semen disalurkan untuk menjaga kesinambungan proses produksinya.
Dari sini, pembangunan hunian, fasilitas publik, hingga infrastruktur dasar dapat terus berlangsung. Di sisi lain, layanan kereta penumpang terus dijaga kualitasnya agar tetap andal dan nyaman.
Kereta api menjadi bagian dari perjalanan banyak orang, dari mahasiswa yang menempuh pendidikan di kota lain hingga tenaga medis yang harus hadir tepat waktu dalam layanan yang tidak mengenal jeda. Setiap perjalanan membawa peran yang berbeda, namun saling terhubung dalam kehidupan sehari-hari.
Peran tersebut juga terasa melalui angkutan logistik retail yang membantu pelaku usaha menjaga usahanya tetap berjalan. Melalui kereta api, berbagai produk dapat dikirim ke kota-kota di Jawa dan Sumatera dengan lebih efisien, sehingga membuka akses pasar yang lebih luas bagi para pelaku UMKM.
Selama Triwulan I 2026, sebanyak 14.515.350 pelanggan telah menggunakan layanan KA Jarak Jauh dan Lokal, meningkat 18,4% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pada periode yang sama, KAI juga mengangkut 12.075.002 ton batu bara untuk menjaga ketersediaan listrik di Jawa dan Bali, serta 2.873.440 ton barang lainnya seperti peti kemas, hasil perkebunan, hingga kiriman retail.
Seluruh aktivitas ini sudah berjalan dengan penggunaan Biosolar B40 pada lokomotif dan genset sejak Februari 2025, yang menjadikan operasional kereta api semakin selaras dengan upaya efisiensi energi.
Penyerapan BBM subsidi yang dilakukan KAI diharapkan terus menghadirkan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat, baik dalam perjalanan maupun distribusi barang untuk kebutuhan sehari-hari.
“Kepercayaan yang diberikan kepada KAI menjadi amanah yang kami jaga dengan penuh tanggung jawab. Kami terus memastikan setiap perjalanan dan distribusi barang menghadirkan manfaat bagi masyarakat, sekaligus menjaga laju aktivitas ekonomi agar tetap tumbuh dan saling terhubung,” tutur Anne.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







