Akurat Logo

DFSK Jadikan RI Basis Produksi Model E5 Plus

Esha Tri Wahyuni | 21 Juni 2026, 18:47 WIB
DFSK Jadikan RI Basis Produksi Model E5 Plus
DFSK hadirkan seri E5 Plus versi setir kanan

AKURAT.CO DFSK resmi memperkenalkan DFSK E5 PLUS versi setir kanan (right-hand drive/RHD) dalam ajang International Automotive & Supply Chain Expo di Hong Kong.

Bersamaan dengan peluncuran tersebut, PT Sokonindo Automobile menegaskan Indonesia menjadi salah satu negara prioritas utama dalam strategi ekspansi global perusahaan.

Langkah ini bukan sekadar peluncuran produk baru. DFSK juga memastikan E5 PLUS akan diproduksi langsung di fasilitas manufaktur PT Sokonindo Automobile di Cikande, Serang, Banten, memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok kendaraan elektrifikasi di kawasan Asia Tenggara.

Baca Juga: DFSK Kenalkan Logo dan Slogan Global Baru, Tegaskan Komitmen Jangka Panjang Lewat Strategi Drives for Better

Presiden DFSK, Amy Gong mengatakan, E5 PLUS menjadi bagian awal dari pembaruan portofolio produk perusahaan secara global.

"E5 PLUS menjadi langkah awal dari pembaruan menyeluruh pada portofolio produk kami. Ke depannya, kami akan terus memperkuat kapabilitas teknologi dan inovasi cerdas, memperluas jajaran produk, serta mempercepat ekspansi global kami," ujar Amy Gong dalam keterangannya, Minggu (21/6/2026).

Menurut Amy, DFSK akan memperdalam operasional lokal di berbagai negara untuk menghadirkan produk dan layanan yang lebih kompetitif serta mendukung mobilitas ramah lingkungan.

Direktur Sales Center PT Sokonindo Automobile, Cing Hok Rifin menegaskan, Indonesia memiliki posisi strategis dalam pengembangan bisnis DFSK di Asia Tenggara.

"Indonesia merupakan pasar utama DFSK di kawasan ini. Kehadiran E5 PLUS versi setir kanan mencerminkan komitmen kami untuk menghadirkan produk yang semakin sesuai dengan kebutuhan konsumen Indonesia, dengan kombinasi teknologi, kenyamanan, dan kepraktisan untuk keluarga modern," kata Cing Hok Rifin.

Dirinya menambahkan bahwa momentum menjelang GIIAS menjadi kesempatan bagi DFSK untuk memperkenalkan solusi mobilitas berbasis elektrifikasi yang dinilai relevan dengan kebutuhan pasar domestik.

"Melalui momentum Road to GIIAS ini, kami ingin konsumen mengetahui bahwa DFSK tidak hanya membawa produk baru, tetapi membawa solusi mobilitas yang paling relevan," ujarnya.

Pabrik DFSK di Cikande, Serang, Banten menjadi salah satu fondasi penting strategi tersebut. Fasilitas manufaktur tersebut disebut telah menerapkan standar industri 4.0 dengan pemanfaatan teknologi robotik hingga 90 persen dalam proses produksi.

Kehadiran lini produksi E5 PLUS di Indonesia menjadi sinyal bahwa produsen otomotif asal China itu tidak hanya memandang Indonesia sebagai pasar penjualan, melainkan juga basis manufaktur untuk mendukung ekspansi regional.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.