Belanja Digital Rutin Meningkat, Dompet Digital Berlomba Tekan Biaya Bulanan

AKURAT.CO Pulsa, paket data, hingga token listrik kini menjadi bagian dari pengeluaran rutin rumah tangga yang sulit dihindari.
Di tengah meningkatnya aktivitas digital masyarakat, perusahaan teknologi finansial mulai menggeser strategi bisnis dari sekadar menyediakan layanan pembayaran menjadi menawarkan efisiensi pengeluaran bulanan melalui berbagai program promosi.
Perubahan pola konsumsi tersebut terlihat seiring meningkatnya penggunaan layanan digital di Indonesia.
Berdasarkan hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) dan perkembangan ekonomi digital nasional, akses internet serta layanan telekomunikasi telah menjadi kebutuhan utama masyarakat untuk bekerja, belajar, bertransaksi, hingga mengakses layanan publik.
Baca Juga: Cara Transfer BCA ke Aplikasi Dompet Digital DANA
Sementara itu, Bank Indonesia juga mencatat nilai transaksi uang elektronik terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir, mencerminkan semakin besarnya peran pembayaran digital dalam aktivitas ekonomi masyarakat.
Merespons tren tersebut, aplikasi ShopeePay meluncurkan kampanye Pulsa & PLN Pasti Murah yang mulai berlangsung sejak 1 Juli 2026.
Presiden Direktur ShopeePay Indonesia, Eka Nilam Dari mengatakan, kebutuhan seperti pulsa dan token listrik kini menjadi pengeluaran yang hampir selalu muncul setiap bulan sehingga masyarakat semakin memperhitungkan nilai dari setiap transaksi.
"Kami melihat perubahan perilaku masyarakat yang semakin mempertimbangkan value dari setiap pengeluaran. Mereka semakin cermat dalam memilih bagaimana memenuhi kebutuhan yang memang tidak bisa ditunda, seperti pulsa maupun token listrik," kata Eka di Jakarta, Rabu (8/7/2026).
Menurutnya, kampanye tersebut dirancang untuk membantu pengguna memperoleh harga yang lebih hemat sekaligus memberikan kemudahan transaksi dalam satu aplikasi.
Dari sisi industri telekomunikasi, Director & Chief Operating Officer Indosat Ooredoo, Hutchison Syed Bilal Kazmi menilai, konektivitas kini bukan lagi kebutuhan pelengkap, melainkan kebutuhan dasar masyarakat.
"Layanan telekomunikasi bukan lagi sekadar pelengkap, tetapi sudah menjadi kebutuhan utama untuk bekerja, belajar, berkomunikasi, hingga menikmati berbagai layanan digital," ujar Bilal.
Data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) menunjukkan penetrasi internet Indonesia telah mencapai lebih dari 79% populasi.
Sementara itu, Bank Indonesia melaporkan transaksi uang elektronik terus mencatat pertumbuhan dua digit dalam beberapa tahun terakhir, menandakan pembayaran digital semakin menjadi pilihan utama masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kondisi tersebut membuat persaingan penyedia dompet digital tidak lagi hanya berfokus pada perluasan jumlah pengguna.
Kompetisi kini bergeser pada penyediaan nilai tambah melalui promo kebutuhan rutin seperti pembelian pulsa, paket data, token listrik, pembayaran tagihan, hingga layanan publik lainnya.
Dalam kampanye tersebut, ShopeePay menawarkan berbagai promo pembelian pulsa, paket data, dan token listrik bagi pengguna baru maupun pengguna lama.
Selain itu, perusahaan juga memperluas layanan pembayaran untuk berbagai kebutuhan lain seperti tagihan, biaya pendidikan, pajak bumi dan bangunan (PBB), transportasi, hingga pemesanan hotel dalam satu aplikasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








