Pendapatan Stabil, Mitra Grab Nilai Komisi 8 Persen Sudah Sesuai Harapan

AKURAT.CO Pendapatan pengemudi ojek online setelah penerapan komisi aplikasi 8% dipengaruhi beragam kondisi. Pengalaman para mitra Grab menunjukkan bahwa mitra merasakan pendapatan stabil sambil menyesuaikan strategi.
Pengalaman setiap mitra tidak selalu sama. Ada yang merasakan pendapatan stabil, ada yang mencatat kenaikan, sementara sebagian lainnya menghadapi order yang lebih lambat karena kondisi musiman.
Dandi Pribadi, mitra Grab asal Jakarta, konsisten aktif sejak pagi hingga malam dengan jeda istirahat dan menyalakan beberapa layanan. Ia mengatakan pengalamannya setelah skema baru berjalan masih dipengaruhi cara mengatur aktivitas di lapangan.
Baca Juga: Tiga Hari Sejak Komisi 8 Persen Diberlakukan, Ini Kata Driver Ojol
"Saya konsisten narik dari jam 6 hingga jam 9 malam. Tapi ada istirahatnya juga. Saya nyalain semua layanan yang ada di aplikasi. Ya, 8 persen sesuai harapan karena kami dapat lebih baik," ujar Dandi.
Sementara itu, Elly Zulfaida yang beroperasi di Bogor menilai pendapatannya tetap stabil dan memilih terus bergerak mencari permintaan.
Menurutnya, perubahan pendapatan perlu dilihat bersama kondisi order yang dihadapi pengemudi. "Untuk pendapatan masih stabil, enggak berpengaruh. Jangan asal duduk saja, mobile," ujar Elly.
Pandangan lain disampaikan Wigiono dari Jakarta. Ia mengaktifkan layanan penumpang, pengantaran paket, dan pesan-antar makanan, sehingga tidak hanya mengandalkan satu kondisi ketika mencari order.
"Yang saya rasakan sampai sekarang pendapatan masih stabil. Layanan bukan cuma satu; ada GrabBike, GrabExpress, GrabFood, dan lainnya," kata Wigiono.
Cerita mereka menunjukkan bahwa strategi kerja tetap berperan setelah komisi 8% berlaku. Pengemudi dapat mengevaluasi jam ramai dan titik permintaan, sekaligus memeriksa informasi resmi sebelum menarik kesimpulan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









