Menteri Teuku: Talenta Keamanan Siber Mulai Tumbuh Merata di Berbagai Daerah

AKURAT.CO Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf) menilai pemerataan talenta keamanan siber di berbagai daerah menjadi fondasi penting untuk memperkuat daya saing ekonomi digital Indonesia.
Pemerintah melihat munculnya talenta dari luar Pulau Jawa sebagai sinyal bahwa ekosistem digital nasional mulai berkembang lebih inklusif dan tidak lagi bergantung pada kota-kota besar.
Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya mengatakan, pemerintah terus memperluas akses pengembangan kompetensi keamanan siber melalui kolaborasi dengan industri, akademisi, serta komunitas agar kesempatan membangun keahlian digital dapat dinikmati generasi muda di seluruh Indonesia.
Baca Juga: Rindekraf 2026-2045 Beri Kepastian Kebijakan dan Perlindungan bagi Pelaku Ekonomi Kreatif
"Kami ingin menciptakan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan kompetensi, berkolaborasi, serta menghasilkan inovasi yang memberikan nilai tambah bagi industri kreatif digital dan keamanan siber nasional," kata Teuku Riefky dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (20/7/2026).
Menurut Riefky, pengembangan talenta siber tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan sumber daya manusia di sektor keamanan digital, tetapi juga mendorong lahirnya kekayaan intelektual (intellectual property/IP) lokal yang mampu bersaing di pasar global.
Ia menilai pemerataan talenta digital mulai menunjukkan hasil positif. Salah satunya terlihat dari kompetisi Cyber Breaker yang diselenggarakan perusahaan kecerdasan artifisial Indonesia, Peris.ai. Ajang tersebut melahirkan sejumlah talenta terbaik dari berbagai wilayah di luar Pulau Jawa.
Riefky mengatakan capaian tersebut menunjukkan bahwa ekosistem digital nasional semakin berkembang secara lebih merata sehingga peluang membangun karier di bidang keamanan siber kini tidak lagi hanya dimiliki talenta di kota-kota besar.
"Kami ingin menunjukkan bahwa cybersecurity dapat menjadi ruang yang terbuka, menarik, serta berdampak dalam menghubungkan potensi talenta muda dengan kebutuhan industri dan bangsa," ujarnya.
Menurutnya, pemerataan talenta keamanan siber juga menjadi langkah strategis untuk memperluas basis sumber daya manusia digital nasional. Langkah itu dinilai penting mengingat kebutuhan tenaga ahli keamanan siber terus meningkat seiring percepatan transformasi digital di berbagai sektor.
Untuk mendukung upaya tersebut, Kementerian Ekraf mendorong kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah, industri, komunitas, dan perguruan tinggi. Sinergi itu diharapkan menciptakan jalur pengembangan kompetensi yang berkelanjutan sekaligus memperbesar peluang penyerapan talenta oleh industri.
Baca Juga: Astra International Dukung Kementerian Ekraf Bawa 100 Brand Indonesia Tampil di MASA Singapore 2026
Melalui kolaborasi tersebut, pemerintah menargetkan terbentuknya ekosistem keamanan siber nasional yang semakin kuat, sekaligus mendorong lahirnya inovasi digital dan kekayaan intelektual lokal yang mampu bersaing di tingkat global.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









