Pertamina Drilling Temukan Sumur Baru Berproduksi 410 Barel per Hari

AKURAT.CO PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) kembali mencatatkan keberhasilan operasi pengeboran melalui Rig PDSI #28.2/D1000-E.
Rig tersebut berhasil menyelesaikan pengeboran sumur pengembangan Akasia Maju (AMJ)-005 milik PT Pertamina EP Asset 3 (Pertamina EP Zona 7) dengan hasil uji produksi awal mencapai 410,4 barel minyak per hari (BOPD).
Vice President Rig Services Operation Pertamina Drilling, Komedi mengatakan, keberhasilan pengeboran Sumur AMJ-005 menjadi bukti komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan pengeboran yang andal, efisien, dan mengedepankan aspek keselamatan.
Baca Juga: Gas Oplosan Beredar, Pertamina Ingatkan Ancaman Ledakan Mengintai di Balik Harga Murah
"Keberhasilan Rig PDSI #28.2 menyelesaikan pengeboran Sumur AMJ-005 dengan hasil uji produksi yang positif merupakan buah dari kolaborasi seluruh tim di lapangan" kata Komedi, Rabu (29/7/2026).
Menurut Komedi, pencapaian tersebut semakin memperkuat peran Pertamina Drilling sebagai mitra strategis dalam mendukung kegiatan eksplorasi dan pengembangan lapangan migas nasional.
"Kami akan terus meningkatkan keandalan kinerja rig dan kompetensi sumber daya manusia, serta penerapan teknologi dan inovasi agar mampu memberikan nilai tambah bagi pelanggan dan mendukung upaya peningkatan produksi migas nasional," tambahnya.
Pengeboran sumur AMJ-005 dimulai dengan tajak pada 22 Juni 2026. Setelah menyelesaikan seluruh tahapan pengeboran dan pengujian, sumur tersebut berhasil menjalani uji produksi pada 20 Juli 2026 dengan laju produksi sementara sebesar 410,4 BOPD menggunakan choke berukuran bean 7 milimeter.
Sumur AMJ-005 berada di Struktur Akasia Maju, Provinsi Jawa Barat, dengan target utama lapisan Upper Cibulakan Formasi F2, salah satu zona prospektif yang diharapkan dapat mendukung peningkatan produksi minyak nasional.
Baca Juga: Pertamina Genjot Bioenergi Sawit demi Kurangi Ketergantungan Impor BBM
Secara operasional, pengeboran dilakukan menggunakan metode Directional Drilling (J-Type) dengan Rig PDSI #28.2/D1000-E (750 HP) hingga mencapai kedalaman akhir 1.550 meter measured depth (mMD) atau 1.390 meter true vertical depth (mTVD).
Seluruh pekerjaan berhasil diselesaikan dalam 29 hari dengan catatan zero accident serta zero NPT (Tidak ada Kerusakan Peralatan) terbukti mencerminkan penerapan standar keselamatan kerja yang konsisten selama operasi berlangsung.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









