Bahlil Tegaskan Ekspor Bauksit dan Tembaga Bakal Tetap Dibatasi

AKURAT.CO Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia mengungkap pemerintah masih akan mempertahankan kebijakan pelarangan ekspor sejumlah komoditas mineral mentah setelah nikel.
Bahlil menyebut komoditas tersebut antara lain bauksit dan tembaga. Kebijakan itu menjadi bagian dari strategi pemerintah mendorong hilirisasi dan transformasi ekonomi nasional.
“Nah untuk kedepan, saya pikir kan sudah ada beberapa komoditas yang harus kita tetap pertahankan pelarangannya. Di antaranya bauksit, kemudian tembaga,” kata Bahlil selepas acara peluncuran dan bedah buku ‘10 Karya Nyata untuk Negeri: Setengah Abad Bahlil Lahadalia’, Jumat (7/8/2026).
Baca Juga: Kementerian ESDM Kantongi Tambahan PNBP Rp20,98 Miliar dari Lelang Batu Bara Hasil Penegakan Hukum
Menurut Bahlil, kebijakan pembatasan hingga pelarangan ekspor mineral mentah diperlukan untuk memastikan sumber daya alam Indonesia diolah terlebih dahulu di dalam negeri.
Dia menilai pemerintah tidak memiliki banyak pilihan apabila ingin mengubah struktur ekonomi Indonesia dari yang selama ini bertumpu pada ekspor komoditas mentah menjadi ekonomi berbasis nilai tambah.
“Dalam rangka untuk melakukan transformasi ekonomi, memang kita tidak ada cara lain, harus ada industri dalam negeri,” ujarnya.
Bahlil menyampaikan, keberadaan industri pengolahan di dalam negeri tidak hanya meningkatkan nilai tambah komoditas, tetapi juga memberikan dampak lebih luas terhadap perekonomian.
Menurutnya, pengembangan industri hilir di sektor mineral dapat menciptakan lapangan pekerjaan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi.
Baca Juga: PNBP 2025 Tembus Rp138,4 Triliun, Kementerian ESDM Raih WTP Lagi
“Dan industri dalam negeri itu menciptakan nilai tambah kemudian untuk bagaimana menciptakan lapangan pekerjaan dan pertumbuhan ekonomi,” tutur Bahlil.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








