Kementerian ESDM Tawarkan Lebih dari 100 Blok Migas RI ke Investor Rusia

AKURAT.CO Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) diketahui tengah menawarkan 100 blok migas kepada investor-investor Rusia.
Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Ahmad Erani Yustika mengatakan, tawaran tersebut dilakukan saat kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke agenda Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 dan dirampingi oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.
“Terutama kemarin tuh, ya sektor energi terus, dalam hal ini kementerian ESDM kan menawarkan sekian puluh atau sekian ratus, lebih dari seratus blok migas kan kepada investor-investor dari Rusia jika mereka tertarik untuk mengikuti proses lelang lah ya,” kata Erani saat ditemui di Kementerian ESDM, Jumat (4/9/2026).
Baca Juga: Kementerian ESDM Ungkap Penyaluran B50 Sudah Capai 80 Persen
Mesk begitu, Erani mengatakan, penjelasan lebih lanjut mengenai rencana tersebut akan disampaikan langsung oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia agar informasi yang diberikan lebih komprehensif.
“Sebetulnya yang paling pokok itu sih, nanti Pak Menteri-lah yang lebih pas biar Pak Menteri. kan akan lebih afdol jika Pak Menteri yang menyampaikan,” ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia bakal mengawal kerja sama energi Indonesia-Rusia selepas Eastern Economic Forum (EEF) ke-11.
Bahlil memastikan, agenda energi tidak berhenti pada komitmen, tetapi diarahkan menuju kerja sama yang konkret dan memberikan nilai tambah bagi kepentingan nasional.
Seperti yang diketahui, Bahlil mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungan ke Federasi Rusia untuk menghadiri EEF ke-11.
Kehadiran Bahlil dalam forum tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menerjemahkan pembahasan tingkat kepala negara ke dalam kerja sama sektoral di bidang energi dan sumber daya mineral.
Baca Juga: Pertamax Tak Ikut Naik, Wamen ESDM: Sesuai Harga Pasar
"Arahan Bapak Presiden sangat jelas. Kerja sama energi dengan Rusia harus memperkuat ketahanan energi nasional, baik melalui peningkatan produktivitas migas, pembangunan infrastruktur energi, maupun pengembangan teknologi energi masa depan," kata Bahlil dikutip dari laman Kementerian ESDM, Jumat (4/9/2026).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







