Pegadaian Targetkan 70 Persen Nasabah Aktif Beralih ke Aplikasi Tring!

AKURAT.CO PT Pegadaian membidik sebanyak 70% dari lebih dari 27 juta nasabah aktif untuk beralih menggunakan aplikasi Tring. Target tersebut menjadi salah satu sasaran utama di balik campaign “Tenang Saja” yang baru saja diluncurkan perusahaan.
Dalam kampanye tersebut, Pegadaian diketahui berkolaborasi bersama Neida dan Laleilmanino dengan mengeluarkan lagi berjudul “Tenang Saja”.
Direktur Pemasaran, Penjualan, dan Pengembangan Produk PT Pegadaian, Selfie Dewiyanti mengatakan, campaign “Tenang Saja” tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan jumlah masyarakat yang mengetahui atau mendengarkan lagu kampanye tersebut.
“Tapi target kita adalah bagaimana kita bisa convert yang tadi saya sampaikan, jumlah nasabah kita yang aktif saat ini ada lebih dari 27 juta. Bagaimana kita bisa convert dengan target 70% mereka bisa menjadi pengguna atau user Tring,” kata Selfie dalam Konferensi Pers peluncuran Kampanye “Tenang Saja” di Gedung Pegadaian, Jumat (4/9/2026).
Selfie menyebut, strategi digital menjadi penting seiring dengan visi Pegadaian untuk menjadi pemimpin dalam ekosistem emas dan inklusi digital.
Karena itu, Pegadaian mendorong sebanyak mungkin nasabah eksisting untuk melakukan shifting dari layanan konvensional ke aplikasi Tring yang dinilai dapat memberikan kemudahan dalam mengakses berbagai produk perusahaan.
“Sebagai perusahaan yang memiliki visi bahwa kita menjadi leader di gold ecosystem dan juga digital inclusion, pastinya kan kita ingin sebanyak-banyaknya masyarakat atau nasabah existing deh pindah atau shift ke aplikasi Tring,” ujarnya.
Untuk mencapai target tersebut, Pegadaian akan memperkuat strategi berdasarkan segmentasi nasabah.
Selfie menuturkan, perusahaan saat ini telah menjalankan program customer relationship management (CRM) untuk memahami karakteristik dan kebutuhan masing-masing kelompok nasabah.
Melalui program tersebut, Pegadaian berupaya memperkuat segmentasi nasabah sekaligus memberikan manfaat dan program yang disesuaikan dengan karakteristik setiap segmen.
“Kemudian juga kita menguatkan aplikasi Tring kita ini dengan lebih nyaman, aman, dan banyak sekali fitur-fitur yang lebih baru. Dan bahkan kita punya kemudahan-kemudahan,” tutur Selfie.
Baca Juga: Jadi Bukti Daya Saing Digital, PT Pegadaian Sapu Bersih Podium MEWCI 2025
Selfie mengatakan sejumlah kemudahan ditawarkan melalui aplikasi tersebut, termasuk akses investasi emas dengan nominal yang relatif terjangkau.
Selain tabungan emas, Pegadaian juga menawarkan cicil emas melalui Tring dengan tenor mulai enam bulan dan nominal mulai dari 1 gram.
Strategi tersebut, lanjut Selfie, dilakukan dengan mengombinasikan segmentasi nasabah dengan penawaran produk yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing kelompok.
“Jadi memang kombinasinya antara bagaimana kita membuat segmentasi nasabah dan menawarkan produk-produknya sesuai dengan segmentasi itu dan tentunya dengan produk-produk yang memang sesuai dengan kebutuhan mereka, karena segmentasi kita tuh beragam,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









