Angkutan Retail KAI Capai 169.044 Ton hingga Agustus 2026, Naik 17,2 Persen

AKURAT.CO PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat volume angkutan retail KAI mencapai 169.044 ton sepanjang Januari–Agustus 2026.
Angka tersebut meningkat dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebesar 163.821 ton dan tahun 2024 sebesar 144.250 ton. Pertumbuhan tersebut mencatat kenaikan sebesar 17,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024.
Pertumbuhan tersebut menunjukkan semakin tingginya pemanfaatan kereta api oleh pelanggan bisnis untuk mendukung distribusi berbagai komoditas dengan karakteristik angkutan yang membutuhkan kapasitas besar, perjalanan terjadwal, serta efisiensi dalam pengiriman jarak menengah hingga jauh.
Baca Juga: Angkutan Retail KAI Tembus 146.617 Ton hingga Juli 2026, Naik 3,59 Persen
Melalui layanan angkutan retail B2B, KAI membantu menghubungkan kebutuhan distribusi antarperusahaan dalam rantai pasok yang lebih terintegrasi.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba mengatakan, pengembangan angkutan retail menjadi bagian dari langkah KAI dalam memperluas kontribusi kereta api terhadap sistem logistik nasional.
“KAI terus mengembangkan layanan angkutan barang dengan memastikan aspek keandalan, kapasitas, dan efisiensi distribusi. Kereta api memiliki peran strategis dalam mendukung kelancaran rantai pasok dari pusat produksi menuju berbagai wilayah,” kata Anne dalam keterangannya, Selasa (8/9/2026).
Berdasarkan Laporan Logistik Indonesia 2024 Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, biaya logistik menjadi salah satu faktor penting dalam daya saing ekonomi nasional.
Pemerintah terus mendorong peningkatan efisiensi logistik melalui penguatan konektivitas multimoda, termasuk optimalisasi peran transportasi berbasis rel.
Kereta api memiliki keunggulan dalam efisiensi pengangkutan karena mampu membawa barang dalam jumlah besar dalam satu perjalanan dengan penggunaan energi yang lebih rendah dibandingkan moda angkutan jalan raya untuk kapasitas angkut yang setara.
Kondisi tersebut memberikan peluang penghematan biaya distribusi bagi pelanggan usaha sepanjang rantai pasok.
Dalam sistem perdagangan, biaya transportasi menjadi salah satu komponen yang membentuk biaya logistik suatu produk. Distribusi yang lebih efisien membantu pelaku usaha menjaga struktur biaya, meningkatkan kepastian pasokan, serta mendukung daya saing produk di pasar.
Peran efisiensi logistik juga menjadi perhatian global. World Bank melalui Logistics Performance Index (LPI) 2023 menyampaikan bahwa kualitas infrastruktur transportasi dan efisiensi layanan logistik menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing perdagangan suatu negara.
Indonesia berada pada peringkat 61 dari 139 negara dalam indeks tersebut, dengan peningkatan kualitas konektivitas menjadi salah satu area pengembangan utama.
Melalui pengembangan angkutan retail, KAI terus memperluas layanan logistik berbasis rel yang mendukung kebutuhan industri, perdagangan, hingga distribusi berbagai komoditas.
Pertumbuhan volume angkutan retail menjadi indikator meningkatnya kepercayaan pelanggan terhadap kereta api sebagai moda transportasi barang yang aman, terjadwal, dan efisien.
“KAI akan terus meningkatkan kualitas layanan angkutan barang dengan menghadirkan solusi logistik yang semakin terintegrasi. Optimalisasi transportasi berbasis rel diharapkan dapat memperkuat konektivitas antarwilayah serta mendukung ekosistem logistik nasional yang lebih kompetitif,” tutur Anne.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









