Bulog Siapkan Tambahan 75 Ribu Ton Beras untuk NTT

AKURAT.CO Perum Bulog menyiapkan tambahan pasokan beras untuk Nusa Tenggara Timur (NTT) guna mengantisipasi meningkatnya kebutuhan pangan masyarakat terdampak gempa. Tambahan pasokan disiapkan dari sejumlah wilayah yang memiliki stok beras memadai.
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan, stok beras di NTT saat ini mencapai 22.051 ton. Dari jumlah tersebut, lebih dari 21 ribu ton berada di gudang, sedangkan sekitar 802 ton masih dalam proses pengolahan secara lokal dan regional.
"Kami laporkan, untuk stok beras di NTT totalnya sekarang ada 22.051 ton. Nah ini dalam gudang 21 ribu ton lebih, dan dalam pengolahan lokal dan regional totalnya 802 ton," kata Rizal dalam keterangan tertulis, Selasa (15/9/2026).
Baca Juga: BULOG Gandeng TNI Salurkan 1 Juta Ton Beras ke 33,2 Juta Penerima
Untuk memperkuat pasokan, Bulog menyiapkan tambahan pengiriman beras sekitar 75 ribu ton dari sejumlah daerah. Pengiriman dilakukan dari wilayah yang memiliki ketersediaan stok cukup sehingga sebagian pasokannya dapat dialihkan ke NTT.
Rizal menyebut sebagian pasokan tambahan tersebut berasal dari Banten sebanyak 3.000 ton dan Jawa Timur sekitar 23 ribu ton. Bulog juga akan mengirimkan pasokan dari sejumlah daerah lainnya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.
"Karena stok di gudang daerah asal masih mencukupi, kita bisa arahkan untuk daerah yang membutuhkan," ujarnya.
Penambahan pasokan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi apabila kebutuhan pangan di NTT terus meningkat selama masa penanganan bencana.
Bulog memperkirakan kebutuhan beras dapat meningkat hingga lebih dari 50 ribu ton apabila masa tanggap darurat diperpanjang. Di sisi lain, Bulog mencatat penyaluran beras untuk berbagai kebutuhan masyarakat terdampak gempa NTT telah mencapai sekitar 2.679 ton.
Penyaluran tersebut terdiri atas bantuan untuk penanganan bencana alam sekitar 1.700 ton, cadangan pangan pemerintah daerah sebanyak 104 ton, serta bantuan pangan sekitar 839 ton.
Distribusi bantuan telah menjangkau sejumlah wilayah, mulai dari Manggarai Barat hingga Ende. Penyaluran dilakukan berdasarkan kebutuhan serta pengajuan dari pemerintah kabupaten dan kota.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK










