Nations Petroleum Cari Mitra Untuk Garap Blok Natuna D-Alpha

AKURAT.CO Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan adanya potensi kerja sama antara PT Nations Petroleum dengan mitra lain dalam pengembangan Wilayah Kerja (WK) Migas Natuna D-Alpha.
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM, Laode Sulaeman mengatakan, pola kerja sama dalam pengembangan wilayah kerja migas merupakan hal yang umum dilakukan.
“Pola-pola kerjasama tentu ada, biasanya sih kalau yang sudah-sudah selalu ada kerjasama,” kata Laode saat ditemui di Balai Sudirman, Senin (21/9/2026).
Ketika ditanya mengenai calon mitra, termasuk kemungkinan kerja sama dengan perusahaan dari luar negeri, Laode mengatakan informasi tersebut belum dapat disampaikan. “Belum, kita belum bisa umumkan ya,” tambahnya.
Di sisi lain, Laode menanggapi tantangan pengembangan Natuna D-Alpha yang dikenal memiliki kandungan karbon dioksida (CO2) tinggi.
Menurut dia, perkembangan teknologi migas saat ini membuka peluang agar sumber daya yang sebelumnya dinilai kurang ekonomis dapat dikembangkan secara lebih layak. “Sekarang kan teknologi sudah maju, jadi hal-hal yang dulu dirasakan tidak ekonomis, sekarang sudah lebih ekonomis,” tutur Laode.
Diberitakan sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi kembali mengumumkan pemenang Lelang Penawaran Langsung untuk Wilayah Kerja Sapukala dan Wilayah Kerja Natuna D-Alpha.
Dikutip dari laman Kementerian ESDM, Jumat (18/9/2026) Ditjen Migas juga mengumumkan pemenang Lelang Reguler Area Studi ABT 2025 untuk Wilayah Kerja Bengara II, Wilayah Kerja Pesut Mahakam, Wilayah Kerja Puri, dan Wilayah Kerja Rupat. Keenam Wilayah Kerja tersebut merupakan Wilayah Kerja yang ditawarkan pada Tahap I Tahun 2026.
Penawaran Wilayah Kerja Minyak dan Gas Bumi merupakan bagian dari upaya Pemerintah untuk mendorong eksplorasi dan membuka peluang ditemukannya sumber daya Minyak dan Gas Bumi baru.
WK Natuna D-Alpha dimenangkan oleh PT Nations Petroleum. Nilai komitmen pasti yang ditawarkan mencapai USD103,309 juta, disertai bonus tanda tangan sebesar USD200 ribu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 8Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







