Hilirisasi Batu Bara Jadi Metanol Digenjot, Produksi Ditergetkan Hingga 1,3 Juta Ton

AKURAT.CO Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus mendorong hilirisasi batu bara melalui pengembangan teknologi pengolahan batu bara menjadi metanol yang dapat dimanfaatkan sebagai campuran bahan bakar minyak (BBM).
Wakil Menteri ESDM, Yuliot mengatakan, pengembangan batu bara menjadi metanol telah mulai berjalan di sejumlah wilayah yang memiliki potensi batu bara cukup besar, terutama batu bara berkalori rendah.
“Jadi untuk batu bara, tempo hari kan kita sudah mulai kegiatan investasi batu bara menjadi metanol yang di Kutai Timur. Saya yang melakukan groundbreaking untuk kegiatan itu,” kata Yuliot di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Selasa (29/9/2026).
Baca Juga: Harga Minyak Tembus USD107, Kementerian ESDM Genjot Produksi Dalam Negeri
Selain Kalimantan Timur, pemerintah juga mendorong pengembangan hilirisasi batu bara di Sumatera Selatan.
Kedua wilayah tersebut dinilai memiliki potensi sumber daya batu bara yang dapat dikembangkan untuk menghasilkan produk turunan bernilai tambah.
“Itu terutama kita menggunakan batu bara kalori rendah. Jadi, metanol itu kan bisa digunakan sebagai campuran bahan bakar minyak,” ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







