Danantara Dorong Pertagas Perluas Jargas, Impor LPG dan Subsidi Dibidik Turun

AKURAT.CO Danantara Indonesia dan BP BUMN mendorong PT Pertamina Gas (Pertagas) mengambil peran strategis dalam pengembangan jaringan gas (jargas) nasional, khususnya untuk memenuhi kebutuhan energi rumah tangga.
Pengembangan jargas dinilai dapat menjadi salah satu upaya untuk menekan subsidi energi sekaligus mengurangi devisa yang keluar untuk memenuhi kebutuhan LPG melalui impor.
Hal tersebut disampaikan Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria dalam pertemuan dengan jajaran direksi Pertagas di Wisma Danantara Indonesia.
Baca Juga: Pertagas Siap Dukung Program CNG Pengganti LPG, Tunggu Penugasan Pemerintah
“Kalau ini bisa kita lakukan ke depan, menurut saya Pertamina Gas ini akan menjadi justru enabler untuk kita menurunkan subsidi di sisi energi kita, yang kedua juga mencegah terjadinya defisit outflow kita,” kata Dony, Rabu (30/9/2026).
Menurut Dony, penguatan jaringan gas menjadi kunci dalam mengoptimalkan pemanfaatan gas domestik sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap LPG impor.
Infrastruktur jargas yang semakin terintegrasi diharapkan dapat membuka ruang efisiensi yang lebih besar dalam pemenuhan kebutuhan energi masyarakat.
“Jadi kuncinya adalah dari jaringan gas. Nah ini akan menjadi fokus kita ke depan. Kalau itu kita bisa lakukan, devisa kita yang tidak perlu terbuang sia-sia itu banyak sekali bisa kita hemat,” tambahnya.
Dalam pertemuan tersebut, Pertagas menyampaikan bahwa perusahaan saat ini memiliki peran penting dalam pengoperasian jaringan transportasi gas di Pulau Jawa.
Salah satunya melalui pengoperasian pipa transmisi Cirebon–Semarang yang sebelumnya dibangun oleh Kementerian ESDM dengan pendanaan APBN dan selanjutnya operatorship diserahkan kepada Pertagas melalui mekanisme tender.
Untuk memperkuat peran tersebut, Pertagas diarahkan menyiapkan masterplan jargas nasional yang dapat menjadi acuan pengembangan jaringan gas ke depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









