Cerita di Balik Tenda, RSUD Aeramo Jaga Layanan Tetap Berjalan Pascagempa

AKURAT.CO Aktivitas pelayanan kesehatan di RSUD Aearamo, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, belum sepenuhnya kembali ke dalam gedung rumah sakit setelah gempa bumi dengan kekuatan Magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu (15/8) pukul 04.58.24 WIB.
Di halaman rumah sakit yang atap gedung utamanya berlubang, nampak deretan tenda yang menjadi ruang baru bagi dokter, perawat, dan pasien untuk menjalankan aktivitas pelayanan.
Tenda-tenda itu mulai berdiri sehari setelah gempa. Kepala Bagian (Kabag) Tata Usaha RSUD Aearamo, Frumensius Ndona mengatakan, tenda pertama didirikan oleh personel TNI pada 15 September.
Baca Juga: Danantara Dorong Pertagas Perluas Jargas, Impor LPG dan Subsidi Dibidik Turun
"Mulai tanggal 15 pascagempa, sudah dibangun tenda. Tenda pertama yang dibangun dari TNI. Dari TNI ada lima tenda," kata Frumensius di RSUD Aeramo, Rabu (30/9/2026).
Pada 18 September, lima tenda tersebut dipindahkan dari bagian belakang ke area depan rumah sakit. Setelah itu, dukungan fasilitas bertambah. Kementerian Kesehatan mendirikan rumah sakit lapangan, sementara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) turut menambah tenda.
Kini, terdapat 11 tenda yang digunakan untuk menopang pelayanan RSUD Aearamo. Sebanyak sembilan tenda digunakan untuk rawat inap, sementara dua lainnya untuk pelayanan rawat jalan.
Di tengah keterbatasan tersebut, pelayanan pasien tetap berjalan. Sekitar 63 tempat tidur tersedia di area luar rumah sakit. Jumlah itu masih di bawah kapasitas standar RSUD Aearamo yang mencapai 104 tempat tidur.
Tercatat, sampai dengan 29 September 2026, ada sebanyak 89 pasien yang mendapatkan pelayanan rawat jalan. Sementara pasien rawat inap mencapai 51 orang.
Angka tersebut menunjukkan bahwa meski bangunan rumah sakit belum seluruhnya dapat digunakan, kebutuhan layanan kesehatan masyarakat tetap harus dipenuhi.
Operasi di Tengah Keterbatasan
Tantangan terbesar muncul ketika pasien membutuhkan tindakan operasi. RSUD Aearamo telah mendapatkan fasilitas ruang operasi lapangan, tetapi kapasitasnya masih terbatas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







