Mentan Amran Ungkap Kondisi Produksi Padi RI di Tengah Ancaman El Nino

AKURAT.CO Pemerintah memastikan produksi padi nasional masih aman meski sejumlah lahan pertanian terdampak El Nino.
Di sisi lain, pemerintah menghadapi tantangan menjaga keseimbangan harga agar kenaikan harga gabah tetap menguntungkan petani tanpa membuat harga beras di tingkat konsumen melonjak.
Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman mengatakan, lahan pertanian yang terdampak El Nino saat ini diperkirakan sekitar 50 ribu hektare.
Angka tersebut dinilai masih relatif kecil dibandingkan total luas pertanaman padi nasional yang diproyeksikan mencapai sekitar 11 juta hektare hingga akhir 2026.
Baca Juga: Kementerian ESDM Pastikan Stok BBM Aman, Antrean Dipicu Gangguan Distribusi Efek El Nino
“Sekarang mungkin 50 ribuan hektare (lahan terdampak). Tiga bulan lalu, 30 ribu hektare. Perkiraan sekarang maksimal 50 ribu hektare dan itu masih aman,” kata Amran dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (9/10/2026).
Menurut Amran, pemerintah terus melakukan berbagai intervensi untuk menjaga produktivitas pertanian di tengah tekanan iklim.
Upaya tersebut mencakup penguatan irigasi, pompanisasi, irigasi perpompaan (irpom), optimalisasi lahan (oplah), hingga penggunaan benih yang lebih tahan terhadap kekeringan.
“Irigasi jalan, pompanisasi jalan, irpom jalan, oplah jalan, semua jalan. Dan benih yang tahan kekeringan. Ada juga yang produktivitasnya tinggi dengan metode PM-AAS (Pertanian Modern-Advanced Agricultural System),” ujarnya.
Baca Juga: El Nino Tekan Produksi Kakao Afrika Barat, Harga Patokan Ekspor RI Naik 7,5 Persen di Oktober 2026
Amran menilai langkah tersebut penting untuk menjaga produksi sekaligus memperkuat pendapatan petani. Ia menyebut penerapan teknologi pertanian dan penggunaan benih unggul melalui metode PM-AAS berpotensi meningkatkan pendapatan petani.
“Pendapatan petani yang metode baru (PM-AAS), dengan benih unggul, dengan teknologi tinggi itu hitungannya Rp15–16 juta per bulan per hektare,” kata Amran.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK










