Investasi Nikel CNI di Kolaka, 10 Organisasi Soroti Nasib UMKM

AKURAT.CO Keberlanjutan investasi nikel PT Ceria Nugraha Indotama (CNI) di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, dinilai penting bagi perekonomian masyarakat sekaligus mendukung agenda hilirisasi mineral Indonesia.
Dukungan tersebut disampaikan 10 organisasi masyarakat lokal dan adat di Kecamatan Wolo yang berharap aktivitas industri perusahaan terus memberikan manfaat bagi lapangan kerja, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta perputaran ekonomi daerah.
Ketua Forum Masyarakat Ulu Wolo-Lalonggopi (Formula), Kasnuddin Arif, yang mewakili organisasi masyarakat di Kecamatan Wolo, mengatakan bahwa keputusan yang berkaitan dengan masa depan investasi perlu mempertimbangkan dampaknya terhadap masyarakat yang menggantungkan mata pencaharian pada kegiatan perusahaan dan mitra usahanya.
Baca Juga: Kejagung Tetapkan Dirut PT CNI Derian Sakmiwata Tersangka Korupsi Tata Kelola Nikel
“Kami menghormati proses hukum yang berjalan. Namun, pemerintah juga perlu mempertimbangkan kepentingan ekonomi masyarakat, termasuk lapangan kerja, usaha lokal, dan keluarga yang bergantung pada aktivitas perusahaan,” kata Kasnuddin, Sabtu (24/10/2026).
Konsolidasi tersebut melibatkan 10 organisasi masyarakat lokal dan adat yang berada di sekitar wilayah operasional CNI di Kecamatan Wolo. Mereka terdiri atas MATA Wolo, FORMAPI, PERKASA, FORMABES, FORMULA, Tamalaki Sangia Mekongga, Tamalaki Bunduwula Tebawo, Tamalaki Kinea Mekongga, Tamalaki Sangia Nilulo, dan Tamalaki Polapi Wonua Mekongga.
Menurut para perwakilan organisasi masyarakat, aktivitas PT CNI turut menggerakkan perekonomian di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Perputaran ekonomi tersebut terlihat dari berkembangnya berbagai usaha lokal, mulai dari kios, usaha kuliner, kedai kopi, penjual minuman, hingga pasar sore di Kelurahan Wolo dan Desa Muara Lapao-Pao.
Kegiatan industri juga menciptakan kebutuhan terhadap berbagai layanan pendukung, termasuk transportasi, logistik, penyediaan barang, dan jasa. Kondisi ini membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk terlibat dalam rantai pasok industri.
Selain tenaga kerja, ekosistem ekonomi tersebut mencakup pemasok barang dan jasa, mitra usaha, serta pelaku UMKM yang melayani kebutuhan masyarakat dan aktivitas perusahaan.
Baca Juga: Picnic Date! Ini 12 Rekomendasi Taman Kota Di Jakarta
Kasnuddin menyebut, ribuan orang menggantungkan mata pencaharian pada perusahaan dan jaringan mitra usahanya. Karena itu, ia berharap keberlanjutan investasi dapat menjaga kegiatan ekonomi yang telah berkembang sekaligus membuka peluang usaha baru.
“Komitmen ini kami buat karena kehadiran PT CNI dampaknya jelas dan telah dirasakan. Kami berharap manfaat ekonomi tersebut dapat terus berlanjut bagi masyarakat,” ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prancis Terbuka: Ganda Putra Indonesia Menggila, Leo/Daniel dan Raymond/Joaquin Melesat ke Perempat Final
- 2Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 3Megawati Hangestri Dapat Julukan Baru dari Media Korea, Apa Artinya?
- 4Prediksi Skor Napoli vs Roma 24 Oktober 2026: Derby del Sole Diprediksi Sengit
- 5Netanyahu: AS Akan Hentikan Bantuan Militer ke Israel, Tinggal Menunggu Waktu
- 650 Contoh Ucapan Hari Santri 2026 Terbaru, Singkat dan Penuh Makna
- 7Pemecatan Michael Carrick Mulai Disuarakan, Ada 'Monster' Sulit Dijinakkan di Tubuh MU?
- 8Hasil dan Klasemen Liga Champions: Como Tenggelamkan MU, Real Madrid Merangsek ke 3 Besar
- 9KPK Sita BMW Milik Richard Erlangga dalam Korupsi BNPB, Total Ada Empat Mobil
- 10KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Jalan Sumut ke Pemprov, Bobby Nasution Disorot





