Perjuangan 31 Hari, Wanda Hamidah Gagal Tembus Gaza untuk Beri Bantuan

AKURAT.CO Aktivis Wanda Hamidah mencurahkan perasaannya setelah 31 hari berjuang meninggalkan Indonesia untuk misi kemanusiaan dan memberi bantuan kepada masyarakat Gaza.
Baca Juga: Kabar Duka, Ayah Wanda Hamidah Meninggal Dunia
Sayangnya perjalanan Wanda Hamidah harus terhenti. Melalui sebuah video pernyataan, dia mengungkapkan kesedihan mendalam atas keputusan tersebut, namun diiringi dengan janji tegas untuk melanjutkan perjuangan di masa depan.
"Sudah 31 hari saya meninggalkan Indonesia untuk berlayar ke Gaza. Dan satu minggu ini saya berada di kapal Nusantara, kapal yang terbaik di antara kapal-kapal lain yang tidak bisa lagi melanjutkan perjalanan. Namun, karena satu dan lain hal, Sumut Nusantara tidak mengizinkan kapal Nusantara ini berlayar," ungkap Wanda Hamidah dikutip dari Instagram pribadinya, Jumat (3/10/2025).
Kapal tersebut membawa semangat gabungan dari para aktivis internasional yang misinya terhambat.
"Kapal Nusantara ini berisi 11 aktivis dari kapal-kapal yang tidak bisa berlayar. Dan 11 aktivis dari enam negara ini masih berharap kapal ini diizinkan untuk berlayar. Tapi Sumut Nusantara sudah menentukan sikapnya untuk tidak mengizinkan kapal Nusantara ini berlayar," bebernya.
Wanda pun tak bisa menutupi rasa sedihnya sebab perjuangannya harus terhenti dan membuatnya kembali ke Indonesia.
"Mungkin ini adalah akhir dari perjalanan saya berlayar ke Gaza. Saya sangat bersedih hati, saya sangat berat hati karena keinginan ke Gaza ini sudah bulat dan ya, tapi qadarullah, mungkin saya harus kembali ke Indonesia," tuturnya.
Baca Juga: Serobot Lahan Lawan Japto, Paman Wanda Hamidah Diperiksa Sebagai Tersangka Hari Ini
Namun Wanda Hamidah tetap meminta agar masyarakat Indonesia tetap memberikan semangat kepada para pejuang misi kemanusiaan yang masih terus berjuang.
"Eh, saya minta teman-teman, sahabat-sahabat semua di Indonesia untuk terus dukung Global Sumut Flotilla dan lakukan tekanan kepada pemerintah untuk membantu dalam misi Global Sumut Flotilla membuka blokade dari pengepungan Israel terhadap rakyat Palestina," tegasnya.
"Dan yang terakhir, saya akan kembali ke Indonesia, tapi saya berjanji, saya akan kembali ke Indonesia untuk mempersiapkan armada yang lebih baik lagi. InsyaAllah kita akan punya kapal sendiri yang lebih hebat lagi, yang lebih bagus lagi, yang bisa kita naiki sendiri," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








