Indro Warkop: Pemidanaan Komika Tanda Demokrasi Mundur, Singgung Kasus Pandji Pragiwaksono

AKURAT.CO Komedian legendaris Indrodjojo Kusumonegoro atau Indro Warkop turut menyampaikan pandangannya terkait polemik hukum yang menimpa komika Pandji Pragiwaksono.
Pendiri Stand Up Indo itu diketahui dilaporkan ke aparat penegak hukum akibat materi komedinya dalam pertunjukan spesial bertajuk Mens Rea.
Indro menilai fenomena pelaporan terhadap komika mencerminkan rendahnya kesiapan publik dalam menerima kritik, khususnya yang disampaikan melalui seni komedi.
Baca Juga: Kakek Idaman, 7 Potret Indro Warkop Momong Cucu yang Menggemaskan Abis!
Indro bahkan membandingkan situasi saat ini dengan era Orde Baru, ketika Warkop DKI masih aktif menyampaikan kritik sosial dan politik secara terbuka.
"Kalau dulu zaman saya, (kritik itu langsung) pada penguasa. Kalau sekarang, penguasa mempergunakan orang lain untuk dibenturkan kepada kita. Ini kita harus hati-hati," kata Indro Warkop di kawasan Thamrin belum lama ini.
Pria berusia 66 tahun tersebut mengaku sejalan dengan pandangan mantan Menko Polhukam Mahfud MD terkait kondisi hukum dan demokrasi di Indonesia.
Menurutnya, karya komedi tidak seharusnya langsung ditarik ke ranah pidana, terlebih jika berisi opini atau fakta yang bisa diperdebatkan secara terbuka.
"Harus lebih banyak belajarlah ya. Opini, saya tertarik dengan bahasanya Pak Mahfud MD yang lebih mengerti soal hukum," ungkap Indro.
Dia juga mengemukakan logika sederhana dalam menyikapi rasa tersinggung terhadap materi lawakan.
"Logika sajalah. Kalau memang tidak terjadi, ngapain harus ada penolakan? Gitu loh," ujarnya.
Indro menegaskan bahwa selama berkarier di masa pemerintahan yang represif sekalipun, Warkop DKI memang kerap mendapatkan teguran. Namun, mereka tidak pernah dikriminalisasi atau dilaporkan secara hukum oleh masyarakat.
Menurutnya, membawa materi stand-up comedy ke jalur hukum justru menunjukkan kemunduran cara berpikir sebagai bangsa.
"Ini saya anggap kita punya kemunduran cara berpikir, itu saja. Bagaimanapun juga, komedi itu (seni)," tegasnya.
Baca Juga: 5 Artis Tanah Air yang Positif COVID-19, Terbaru Bintang Emon dan Indro Warkop
Menutup pernyataannya, aktor film Bidadari Surga itu mengingatkan publik agar tidak mudah terpancing emosi atau terprovokasi oleh isu yang berpotensi memecah belah.
"Ingat ke Sumpah Pemuda makanya. Jadi supaya jangan ada kesukuan, saya berharap jangan ada hal-hal seperti itu muncul," tutup Indro.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








