Akurat Logo

Sebelum Penutupan Spektakuler, Musisi Internasional Java Jazz 2026 Diajak Jelajahi Destinasi Ikonik PIK

Saeful Anwar | 1 Juni 2026, 16:21 WIB
Sebelum Penutupan Spektakuler, Musisi Internasional Java Jazz 2026 Diajak Jelajahi Destinasi Ikonik PIK
Musisi internasional Java Jazz 2026 mendapat kesempatan menikmati PIK Tour untuk mengenal lebih dekat berbagai destinasi unggulan di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) dan PIK 2.

AKURAT.CO Kemeriahan hari terakhir myBCA International Java Jazz Festival 2026 tidak hanya berlangsung di atas panggung.

Menjelang penutupan festival pada Minggu (31/5/2026), sejumlah musisi internasional yang menjadi bagian dari perhelatan tersebut mendapat kesempatan menikmati PIK Tour untuk mengenal lebih dekat berbagai destinasi unggulan di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) dan PIK 2.

Agenda wisata khusus ini menjadi pengalaman berbeda bagi para tamu Java Jazz.

Selain tampil di salah satu festival musik terbesar di Asia, mereka juga diajak menyaksikan perkembangan kawasan PIK yang kini tumbuh sebagai pusat gaya hidup, desain, kuliner, dan pariwisata tepi laut.

Perjalanan dimulai dari Swissôtel Jakarta PIK Avenue yang menjadi titik keberangkatan rombongan. Dari sana, para musisi mengunjungi sejumlah destinasi ikonik yang menampilkan wajah modern kawasan PIK dan PIK 2.

Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah Indonesia Design District (IDD), kawasan yang dikenal sebagai pusat desain, furnitur, dan lifestyle terbesar di Indonesia.

IDD menghadirkan ratusan merek lokal maupun internasional yang bergerak di bidang desain interior, home living, seni, hingga kuliner.

Melalui kunjungan tersebut, para musisi internasional dapat melihat secara langsung bagaimana kreativitas dan industri desain berkembang dalam satu kawasan yang terintegrasi.

Baca Juga: Ledakan Dahsyat Guncang Desa di Myanmar, Sedikitnya 55 Tewas dan Permukiman Hancur Total

IDD tidak hanya menjadi pusat bisnis, tetapi juga ruang publik yang menghadirkan pengalaman gaya hidup modern bagi masyarakat.

Destinasi berikutnya adalah Land's End PIK 2 yang berada di kawasan Pantai Pasir Putih.

Dengan panorama laut terbuka, hamparan pasir putih, serta deretan area kuliner dan retail, lokasi ini menjadi salah satu tujuan favorit wisatawan yang berkunjung ke PIK 2.

Suasana santai di tepi pantai memberikan pengalaman berbeda bagi para musisi setelah menjalani rangkaian aktivitas padat selama festival berlangsung.

Mereka dapat menikmati pemandangan pesisir sekaligus melihat langsung konsep pengembangan kawasan waterfront yang menjadi daya tarik baru di wilayah utara Jakarta.

PIK Tour menjadi pelengkap penyelenggaraan Java Jazz Festival 2026 yang untuk pertama kalinya digelar di NICE PIK 2.

Festival yang berlangsung selama tiga hari, sejak 29 hingga 31 Mei 2026, menghadirkan puluhan musisi nasional dan internasional dari berbagai genre musik.

Pada hari penutupan, ribuan penonton memadati kawasan NICE PIK 2 untuk menyaksikan deretan penampilan spesial.

Salah satu yang paling dinantikan adalah penyanyi dan penulis lagu asal Kanada, Daniel Caesar, yang tampil sebagai special show.

Kehadiran Daniel Caesar menghadirkan nuansa R&B yang kuat dan memperkaya karakter Java Jazz yang selama ini dikenal sebagai ruang pertemuan berbagai genre musik, mulai dari jazz, soul, funk, pop, hingga musik urban kontemporer.

Selain Daniel Caesar, grup legendaris Slank juga menjadi magnet utama pada malam penutupan.

Penampilan mereka sukses menghadirkan energi berbeda dengan dukungan basis penggemar yang luas dan lintas generasi.

Sejumlah nama besar lainnya turut meramaikan panggung terakhir Java Jazz Festival 2026, di antaranya Dave Koz and Friends Summer Horns, Earth Wind & Fire Experience by Al McKay, Frank McComb, Maliq & D’Essentials, Yura Yunita, Batavia Collective, Karya Tohpati, Close Counters, Camerata Florianópolis bersama Rega Dauna, hingga Alexandra Ivanova Trio.

Baca Juga: Rupiah Menguat ke Rp17.805 di Tengah Libur Panjang Berkat Sentimen Repatriasi DHE

Kombinasi antara festival musik berskala internasional dan agenda wisata kawasan menghadirkan pengalaman yang lebih lengkap bagi para musisi maupun pengunjung.

Tidak hanya menikmati pertunjukan musik berkualitas, mereka juga dapat mengenal lebih dekat destinasi-destinasi baru yang berkembang di PIK dan PIK 2.

Dari Indonesia Design District hingga Land's End PIK 2, para musisi internasional menyaksikan langsung transformasi kawasan tersebut menjadi salah satu pusat gaya hidup dan pariwisata baru di Indonesia.

Java Jazz Festival 2026 pun ditutup bukan hanya dengan kemeriahan konser dan tepuk tangan penonton, tetapi juga dengan pengalaman yang mempertemukan musik, desain, wisata, dan kehidupan urban dalam satu kawasan yang terus berkembang.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.