Kisah Ibu Tunggal Pejuang Kanker, Film Andai Waktu Bisa Diulang Kembali Siap Tayang 30 Juli

AKURAT.CO Sukses mencuri perhatian lewat berbagai peran ambyar sebelumnya, aktris muda Davina Karamoy bersiap kembali menguras emosi penonton.
Kali ini, dirinya didapuk menjadi pemeran utama dalam film drama keluarga terbaru garapan FMM Studios dan Langit Pictures Indonesia berjudul Andai Waktu Bisa Diulang Kembali.
Davina blak-blakan mengaku langsung luluh saat pertama kali membedah naskah film ini.
“Waktu reading pertama, aku sampai nangis karena naskahnya emosional banget,” ujarnya di hadapan awak media saat menghadiri peluncuran poster dan trailer resmi di Travoy Hub, Jakarta Timur, pada Jumat (26/6/2026).
Dalam film yang dijadwalkan mengudara di bioskop seluruh Indonesia mulai 30 Juli 2026 tersebut, Davina memerankan karakter Dinar.
Dinar digambarkan sebagai perempuan muda yang dihantam berbagai persoalan pelik, mulai dari masalah keluarga, percintaan, hingga tekanan ekonomi. Menariknya, karakter ini menuntut Davina keluar dari zona nyaman.
“Dinar itu introvert, sedangkan aku aslinya bukan seperti itu. Jadi aku harus benar-benar menyesuaikan diri dengan karakter ini,” katanya menambahkan.
Demi totalitas perannya sebagai Dinar, dia bahkan rela mengubah penampilannya dengan memakai poni.
Pilihan sutradara M. Amrul Ummami menjatuhkan peran utama kepada Davina pun bukan tanpa alasan kuat.
Sang sutradara menilai Davina punya kapasitas besar untuk menghidupkan dinamika psikologis Dinar.
“Davina dipilih karena dia bisa memaksimalkan potensi aktingnya dan sangat pas untuk memerankan transisi emosi Dinar,” jelas M. Amrul Ummami.
Beruntung bagi Davina, dirinya dipasangkan dengan Farhan Rasyid yang memerankan tokoh Faiz. Persahabatan lama di antara keduanya membuat proses syuting berjalan sangat cair.
“Aku dan Davina sudah berteman sekitar lima sampai enam tahun. Jadi untuk membangun chemistry itu lebih mudah,” cetus Farhan Rasyid.
Nantinya, penonton akan disuguhkan hubungan emosional yang kuat antara Dinar dan sang ibu tunggal, Mama Endang, yang diperankan oleh aktris senior Vonny Anggraini.
Mama Endang digambarkan menyembunyikan penyakit kanker dan beban utang peninggalan suaminya demi melindungi Dinar.
“Mama Endang itu orang tua tunggal yang sangat protektif dan penuh kasih sayang,” tutur Vonny Anggraini, yang juga membocorkan titik paling rapuh dari karakternya.
“Momen emosionalnya adalah saat Mama Endang sakit dan takut meninggalkan anaknya sendirian di dunia ini,” tambahnya.
Sarat akan pesan moral tentang penyesalan dan hubungan orang tua-anak, sang Eksekutif Produser, Ferly Halim, berharap film ini bisa menampar kesadaran penonton mengenai arti sebuah momen.
“Waktu itu sangat berharga. Waktu tidak bisa diputar kembali, jadi gunakan waktu sebaik mungkin selama masih ada kesempatan,” tegas Ferly Halim.
“Harapannya setelah menonton film ini, penonton bisa lebih menghargai waktu bersama orang-orang tercinta, terutama hubungan ibu dan anak, sebelum semuanya terlambat,” katanya.
Rasa penyesalan kolektif itulah yang awalnya memantik sang produser sekaligus penulis, M. Ali Ghifari, untuk meramu cerita ini.
“Ide film ini berawal dari rasa penyesalan yang saya rasa banyak orang pernah alami. Kita sering berpikir, seandainya dulu saya begini, mungkin hasilnya berbeda,” tandas Ali.
Selain menampilkan Davina Karamoy dan Farhan Rasyid, film yang siap tayang akhir Juli mendatang ini juga turut dimeriahkan oleh akting memukau dari Bismo Satrio, Nadzira Shafa, hingga Mazaki Ahmad.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








