Bukan Abaikan Aturan, Jessica Mila Klarifikasi soal Kontroversi Liburan ke Pulau Padar

AKURAT.CO Nama Jessica Mila ikut terseret dalam perbincangan mengenai pembatasan pelayaran di Labuan Bajo.
Hal itu terjadi setelah ia membagikan momen liburan bersama keluarga di Pulau Padar ketika kondisi pelayaran di kawasan tersebut sedang menjadi perhatian.
Baca Juga: Terhalang Tiket Pesawat, Jessica Mila Menyesal Tak Hadiri Pemakaman Vidi Aldiano
Sorotan yang muncul membuat Jessica akhirnya angkat bicara.
Ia ingin meluruskan anggapan bahwa dirinya mengetahui adanya larangan berlayar, tetapi tetap memilih pergi bersama keluarga.
Menurut Jessica, keputusan mengenai perjalanan laut bukan berada di tangannya sebagai penumpang. Ia menyerahkan persoalan tersebut kepada kapten kapal yang bertanggung jawab atas perjalanan.
“Untuk penentuan rute perjalanan ini, tentu kami menyerahkan sepenuhnya ke Captain kapal karena seluruh tanggung jawab dan keputusan mengenai rute, keamanan dan keselamatan kami adalah tanggung jawab Captain kapal,” kata Jessica dikutip pada Selasa, (11/8/2026).
Jessica: Tidak Ada Pemberitahuan dari Kapten
Jessica mengaku tidak pernah menerima informasi mengenai larangan menuju Pulau Padar sebelum maupun selama perjalanan.
“Perlu aku luruskan bahwa sejak awal TIDAK ada pemberitahuan dari Captain bahwa ada larangan untuk berlayar ke Pulau Padar,” ujarnya.
Kondisi di sekitar lokasi juga disebut tidak membuat dirinya maupun keluarga merasa ada sesuatu yang perlu dicurigai. Jessica melihat masih terdapat kapal wisata lain dan wisatawan yang beraktivitas di kawasan tersebut.
Menurutnya, keadaan cuaca saat itu pun terlihat cukup baik dari sudut pandang mereka sebagai penumpang.
“Dan kami pun tidak ada kecurigaan sama sekali sepanjang perjalanan karena ada banyak kapal-kapal lain dan turis-turis lain yang bersandar dan naik ke Pulau Padar pada hari itu dan cuaca relatif baik,” lanjut Jessica.
Bawa Anak Saat Liburan
Jessica juga menyoroti alasan dirinya sangat memperhatikan keselamatan selama perjalanan. Ia diketahui bepergian bersama putrinya, Kyarra Arunika Hasibuan.
Tidak hanya Kyarra, sejumlah anak lain juga berada dalam rombongan tersebut. Kondisi itu membuat Jessica menegaskan bahwa keselamatan menjadi pertimbangan utama keluarga.
“Aku dan keluarga sangat mengutamakan keamanan dan keselamatan dalam bepergian, apalagi dengan adanya Kyarra dan anak-anak lain di rombongan kami,” tulisnya.
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi respons terhadap anggapan bahwa dirinya sengaja mengambil risiko demi tetap berlibur.
Tepis Tuduhan Mengetahui Surat Edaran
Jessica juga secara langsung membantah tudingan bahwa dirinya sudah mengetahui surat edaran mengenai kondisi cuaca buruk sebelum melakukan perjalanan.
Ia menyebut tudingan tersebut tidak benar dan menegaskan bahwa pihaknya tidak bermaksud mengabaikan aturan.
“Aku sangat paham perasaan dan berempati kepada teman-teman turis dan agents yang harus menunda pelayaran dan dirugikan karena adanya surat edaran mengenai cuaca buruk dari DJPL tersebut, namun adalah TIDAK BENAR,” tegasnya.
Ia kemudian kembali membantah tuduhan bahwa rombongannya memaksakan perjalanan.
“Dan merupakan fitnah kalau ada yang mengatakan kami telah mengetahui mengenai surat edaran tersebut dari sebelumnya dan seakan-akan kami tetap mengabaikannya, apalagi ada tuduhan bahwa kami memaksakan kehendak untuk tetap berangkat,” sambung Jessica.
Berharap Tak Ada Lagi Kesalahpahaman
Jessica tidak ingin persoalan tersebut berhenti sebagai perdebatan di media sosial. Ia justru berharap kejadian ini menjadi evaluasi bagi pihak yang terlibat dalam perjalanan wisata laut.
Menurutnya, komunikasi mengenai kondisi pelayaran harus disampaikan dengan jelas kepada wisatawan. Dengan begitu, penumpang dapat mengetahui risiko dan situasi perjalanan sebelum mengambil keputusan.
“Jadi, mudah-mudahan pengalaman ini bisa menjadi pelajaran bagi seluruh stakeholders khususnya para Captain kapal untuk memberikan informasi yang lebih terbuka kepada penumpangnya untuk menjaga keselamatan dan menghindari kesalahpahaman dan kerugian bagi berbagai pihak,” ungkapnya.
Sebelumnya, unggahan Jessica mengenai liburan di Pulau Padar dan Pantai Pink pada 9 Agustus 2026 menjadi perhatian karena kawasan tersebut tengah berkaitan dengan pembatasan pelayaran akibat kondisi cuaca di perairan Nusa Tenggara Timur.
Jessica pun menutup klarifikasinya dengan pesan agar seluruh pihak tetap mengutamakan keselamatan dalam melakukan perjalanan.
“Aku mendoakan semua untuk tetap aman dan dalam penyertaan Tuhan dimanapun kalian berada,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







