Maudy Ayunda Jadi Sorotan Gegara Konten Mindfulness, Ini Klarifikasinya!

AKURAT.CO Maudy Ayunda kembali menjadi perhatian setelah konten YouTube miliknya tentang mindfulness menuai kritik dari warganet.
Konten bertajuk Mindfulness in the Age of Bad News itu dinilai kurang sensitif terhadap kondisi sosial yang sedang dihadapi banyak orang.
Dalam video tersebut, Maudy membahas bagaimana seseorang bisa menjaga kesehatan mental di tengah paparan berbagai berita buruk, mulai dari bencana, kelangkaan bahan bakar, kebakaran hutan hingga persoalan kebijakan pemerintah.
Baca Juga: Para Perasuk Tayang Hari Ini! Ini 7 Fakta Menarik Film Angga Yunanda dan Maudy Ayunda
Namun, penyampaian tersebut justru memicu perdebatan. Sejumlah warganet menilai pembahasan soal mengambil jarak dari berita terasa berbeda ketika disampaikan dari posisi seseorang yang memiliki privilese untuk memilih kapan harus berhenti mengikuti situasi.
Kritik semakin ramai karena latar dan kondisi dalam video dinilai memperlihatkan kenyamanan yang tidak dirasakan semua orang.
Warganet pun mempertanyakan apakah konsep mindfulness dapat dibicarakan tanpa mengabaikan realitas yang tengah dihadapi masyarakat.
Maudy kemudian memberikan klarifikasi atas respons tersebut. Ia mengakui bahwa kemampuannya untuk mengambil jarak dari berita buruk merupakan sebuah privilese.
“Saya menyadari bahwa kemampuan untuk mengambil jarak dari berita buruk merupakan sebuah privilese. Mindfulness bukan berarti mengabaikan realitas atau berpura-pura bahwa masalah yang terjadi tidak ada.”
Baca Juga: Seimbangkan Karier dan Hubungan, Kunci Hidup Sehat dan Bahagia Bak Maudy Ayunda
Maudy juga menyampaikan bahwa kritik yang muncul menjadi bahan refleksi baginya.
Ia berterima kasih kepada orang-orang yang memberikan sudut pandang berbeda dan mengaku mendapat pembelajaran dari perdebatan tersebut.
Kontroversi ini pun menunjukkan bahwa pembahasan soal kesehatan mental dan mindfulness tetap perlu mempertimbangkan kondisi sosial yang lebih luas, terutama ketika menyangkut pengalaman masyarakat dengan situasi yang tidak mudah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







