Tantangan Baru Andovi da Lopez di Film Bapak Paling Jujur, Rela Lepas Kebiasaan Bilingual demi Hal Ini...

AKURAT.CO Terbiasa berkomunikasi secara bilingual dalam kehidupan sehari-hari, konten kreator sekaligus aktor Andovi da Lopez diuji lewat peran terbarunya di film Bapak Paling Jujur.
Saat menghidupkan karakter Jonas Prakoso, Andovi dituntut untuk sepenuhnya menanggalkan aksen serta kosakata bahasa Inggris yang biasa ia gunakan.
Andovi blak-blakan mengungkapkan bahwa berbicara menggunakan bahasa Indonesia formal tanpa menyelipkan bahasa asing menjadi dinamika tersendiri baginya selama proses syuting.
"Jadi, ini menarik. Bener, saya pada aslinya memang lebih nyaman ngomong bahasa Inggris karena saya teman... Banyuwangi campur Inggris ya," tutur Andovi da Lopez saat ditemui di Jakarta Selatan, Selasa (6/10/2026).
Baca Juga: Profil Andovi da Lopez: Youtuber, Rapper, Aktor dan Aktivis Sosial
Menariknya, sang sutradara, Fajar Nugros, memiliki metode khusus untuk memancing emosi akting Andovi di lokasi syuting dengan memanfaatkan aba-aba berbahasa Inggris.
"Bahkan momen-momen pun di mana ada di adegan-adegan tertentu di trailer, mungkin kalau kalian nonton, di mana Mas Nugros ngomongnya, dia pertama ngomong 'rasakan,' tapi lama-lama dia tahu, dia ngomongnya, 'Andovi, feel it! Feel it, ini in this, your grandma just died! Feel it!'" paparnya menirukan gaya sang sutradara.
Adik dari Jovial da Lopez ini menilai Fajar Nugros sangat memahami stimulasi emosional yang pas agar dirinya bisa menyelami kepedihan karakternya secara intens.
"Jadi Mas Nugros pun tahu mungkin itu trigger-trigger saya untuk untuk mikir itu mungkin di situ. Tapi enggak, kebetulan bahasa Indonesia saya juga lumayan oke ya, menurut saya ya. Jadi, but it was hard, ya," jelasnya.
Selain tantangan dialek, proyek film yang mengusung isu politik ini sempat diterpa isu miring di media sosial hingga memicu seruan boikot dari sejumlah warganet.
"Nah, soal masalah Instagram, kemarin sempat ada tuduhan untuk dibokiot ya, bokiot. Dibokiot. Setelah begitu di Instagram saya nonton videonya, katanya, 'bokiot film ini!'" beber Andovi.
Sambil melontarkan kelakar yang mencairkan suasana konferensi pers, Andovi meluruskan pelafalan unik warganet tersebut.
"Bukan bokiot emang ejaan si orang ini ya. Bukan saya yang ngomong salah omong, emang dia nih yang sebut begitu. Boikot, kan? Nah, itu yang bener. Yang salahnya orang ini," lanjutnya tertawa.
Menanggapi potensi serangan buzzer di akun pribadinya, Andovi memastikan ruang digital para jajaran pemeran masih dalam kondisi terkendali.
"Tapi ya Instagram kita semua aman, iya enggak, Guys? Di sini aman," tegasnya.
Fajar Nugros pun ikut menimpali isu tersebut dengan sindiran jenaka terkait iklim kritik film di tanah air.
"Aman. Di negara ini mah enggak ada kayak gitu-gitu. Di Brazil baru," celetuk Fajar Nugros yang langsung disambar gelak tawa para pemain.
Perihal perannya sebagai figur politisi yang dituntut pandai bersikap manipulatif, Andovi mengaku bersyukur bisa mengeksekusi karakternya berkat pengarahan yang tepat dari tim penyutradaraan.
"Itu jawaban asyik, bener, truth, yes. Tapi saya enggak melihat sosok politisi tertentu, walaupun ketika saya bohong atau ketika saya lagi jujur," imbuhnya.
Ia pun berharap publik dapat mengapresiasi pesan satir yang disampaikan dalam karya ini secara bijak tanpa terpengaruh provokasi di media sosial.
"Mudah-mudahan penonton bisa melihat ini sebagai sebuah karya yang menghibur dan menyampaikan kritik yang baik," pungkas Andovi.
Baca Juga: Polisi Olah TKP Terkait Dugaan Kekerasan di Brandoville Studios, 8 Saksi Diperiksa
Film produksi Cahaya Pictures ini juga turut dibintangi oleh Soleh Solihun, David Nurbianto, Claresta Taufan, hingga Jeremy Tety, dan dijadwalkan menyapa penonton di bioskop mulai 15 Oktober.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







