Dukung Dhea Natasya ke World Surf League, YUMMY Dairy Rayakan Wellness Culture dan Women Empowerment dari Bali

AKURAT.CO Bali bukan sekadar destinasi liburan eksotis dengan deretan pantai yang memanjakan mata. Lewat kultur selancar (surfing culture) yang kuat, Pulau Dewata telah lama menjadi salah satu gerbang utama yang memperkenalkan keindahan Indonesia ke mata dunia.
Seiring berjalannya waktu, olahraga air ini melahirkan akulturasi budaya unik yang membentuk tren wellness culture, gaya hidup aktif (active lifestyle), hingga kebiasaan konsumsi sehat yang kini menjamur di tengah masyarakat Bali dan Indonesia.
Baca Juga: Gelar Pesta 2 Hari di Bali, Jennifer Coppen dan Justin Hubner Padukan Konsep Adat dan Internasional
Di sinilah YUMMY ikut ambil bagian. Lahir di Bali pada tahun 1988 lewat tangan dingin dua perempuan hebat, Hermina Ruetz dan Suhardani Arifin, YUMMY terus berkomitmen menghadirkan produk dairy lokal berkualitas tinggi untuk masyarakat Tanah Air.
“YUMMY lahir dan tumbuh di Bali bersama budaya dan komunitas yang membentuk pulau ini hingga dikenal dunia hari ini. Kami percaya sudah saatnya memberikan kembali kepada generasi baru yang membawa semangat yang sama: sehat, berani, dan membawa nama Indonesia ke panggung global,” ungkap Emireza Arifin, President Director YUMMY Dairy, Selasa (19/5/2026).
Cetak Sejarah Baru: Sosok Dhea Natasya di Panggung Dunia
Semangat women empowerment dan gaya hidup sehat ini tercermin nyata dalam diri Dhea Natasya.
Peselancar muda berbakat asal Bali ini baru saja mengukir prestasi gemilang setelah menjuarai Hamamatsu LQS di Jepang.
Berkat performa impresif dan konsistennya di sepanjang seri kualifikasi, Dhea berhasil mengamankan poin tertinggi untuk melenggang ke World Surf League World Longboard Tour.
Kompetisi elite ini hanya bisa diikuti oleh 24 atlet perempuan terbaik dari seluruh penjuru dunia—sebuah level kompetisi yang setara dengan gengsi MotoGP atau Formula 1 di dunia balap.
Pencapaian luar biasa ini menobatkan Dhea sebagai perempuan ketiga di Asia sekaligus perempuan pertama dari Indonesia yang sukses menembus kasta tertinggi selancar profesional internasional.
Jauh sebelum prestasi dunia ini, lemari piala Dhea sudah dipenuhi medali bergengsi. Ia tercatat pernah menyabet Medali Emas Longboard Putri di ajang SEA Games Filipina 2019, serta mengawinkan Medali Emas Women’s Longboard dan Medali Perak Women’s Shortboard di PON Aceh 2024.
Piawai di dua disiplin berbeda membuat Dhea menjadi salah satu aset atlet muda paling bersinar di Indonesia saat ini.
Baca Juga: Arti Women Empowerment di Mata Dian Sastrowardoyo
Mendapat sokongan penuh dari produk lokal legendaris tentu menjadi suntikan energi tersendiri bagi Dhea dalam menatap kompetisi global yang ada di depan mata.
“Bisa mendapat dukungan dari brand lokal Indonesia seperti YUMMY adalah sesuatu yang sangat berarti buat saya. Saya berharap perjalanan ini bukan hanya untuk diri saya sendiri, tetapi juga bisa memberi semangat bagi lebih banyak perempuan Indonesia untuk berani bermimpi lebih besar,” tutur Dhea Natasya penuh harap.
Lewat kolaborasi manis bersama Dhea Natasya dan komunitas peselancar perempuan di Bali, YUMMY menegaskan perannya untuk terus menyokong ekosistem wellness, active lifestyle, women empowerment, serta mendorong talenta-talenta muda Indonesia untuk terus bersinar di panggung dunia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








