Mengapa Kontingen Rusia dan Belarusia Absen di Olimpiade Paris 2024?

AKURAT.CO Tahun ini, ajang kompetisi olahraga tertua di dunia, Olimpiade 2024, akan berlangsung di Paris, Prancis.
Sebanyak sekitar 10.500 atlet dari berbagai negara akan berpartisipasi dalam 32 cabang olahraga di Olimpiade Paris 2023.
Namun, ada satu hal yang mencuri perhatian: absennya kontingen Rusia dan Belarusia di Olimpiade Paris 2024. Apa alasan di balik ini?
Baca Juga: Menguak Kontroversi Hannah Neeleman dan Ballerina Farm, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Larangan Terhadap Rusia dan Belarusia
Rusia dilarang berpartisipasi dalam Olimpiade Paris 2024 karena keterlibatan mereka dalam konflik yang sedang berlangsung di Ukraina.
Meski demikian, masih ada 15 atlet Rusia yang akan bertanding sebagai "Atlet Netral Individu" (AIN), menurut data terbaru dari International Olympics Committee (IOC).
Belarusia juga menghadapi larangan serupa. Sebanyak 18 atlet Belarusia akan berkompetisi sebagai AIN di Olimpiade Paris 2024, sebagai akibat dari keterlibatan mereka dalam konflik yang sama.
Kontroversi Keputusan IOC
Keputusan IOC untuk melarang bendera Rusia dan Belarusia berkibar di Olimpiade Paris 2024 telah memicu kontroversi.
Banyak pihak mempertanyakan mengapa hukuman yang sama tidak diterapkan kepada Israel, mengingat tuduhan kejahatan perang yang dilakukan Israel di Palestina.
Baca Juga: F1 GP Hungaria: George Russell Batal Juara karena Mobilnya kurang Berat, Gelar Jadi Milik Hamilton
Sejarah Larangan dalam Olimpiade
Ini bukan pertama kalinya negara dilarang berpartisipasi dalam Olimpiade karena alasan politik atau perang.
Pada Olimpiade Musim Panas 1920 yang diadakan di Antwerp, Belgia, Jerman, Austria, Hungaria, Bulgaria, dan Turki dilarang ikut serta karena peran mereka dalam Perang Dunia I.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








