Bintang Premier League Kenny Tete Dukung Renovasi Sekolah Anak Pemulung di Bantar Gebang

AKURAT.CO, Upaya menghadirkan akses pendidikan yang lebih layak bagi anak-anak di kawasan Bantar Gebang, Bekasi, mendapat dukungan dari pesepakbola Premier League, Kenny Tete.
Bek asal Belanda berdarah Indonesia itu bergabung dengan Marc Klok Foundation dan Happy Hearts Indonesia untuk merenovasi MI Al Istiqomah di Bekasi.
Kolaborasi tersebut diumumkan pada Senin, (6/7/2026). Fokus utamanya adalah memperbaiki kondisi sekolah yang selama ini menjadi tempat belajar ratusan anak dari keluarga pemulung di sekitar Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang.
MI Al Istiqomah telah berdiri sejak 2010. Namun, kondisi bangunan yang mulai rapuh dan keterbatasan ruang kelas membuat aktivitas belajar mengajar tidak berjalan maksimal.
Situasi tersebut bahkan memaksa para siswa menjalani sistem belajar bergantian setiap hari karena kapasitas sekolah tidak mampu menampung seluruh murid dalam waktu bersamaan.
Kenny Tete mengaku tergerak setelah melihat langsung kondisi sekolah tersebut. Menurutnya, setiap anak berhak memperoleh lingkungan belajar yang aman dan layak untuk mendukung masa depan mereka.
"Besar di Amsterdam di tengah keluarga Indonesia yang kental menjaga tradisi, membuat saya selalu ingin pulang dan memberi kembali. Melihat langsung kondisi sekolah ini, saya sadar setiap anak berhak mendapat lingkungan belajar yang layak," ucap Tete dalam keterangan resminya.
Tete menambahkan bahwa pendidikan adalah hal yang mendasar. Untuk itu saat dirinya kembali ke Indonesia, ia ingin melakukan sesuatu yang bermanfaat.
"Pendidikan adalah hal paling mendasar yang harus kita perjuangkan untuk masa depan Indonesia. Bagi saya, pulang ke Indonesia bukan sekadar liburan, tapi kesempatan untuk memberi kembali. Melihat kondisi anak-anak di sini membuat hati saya tergerak. Saya sudah memutuskan untuk terlibat penuh, dan saya harap banyak orang mau ikut ambil bagian bersama saya," ujar Kenny.
Sementara itu, CEO Happy Hearts Indonesia, Sylvia Beiwinkler, menilai kolaborasi ini menjadi contoh bagaimana dunia olahraga dapat berperan dalam meningkatkan kualitas pendidikan bagi anak-anak yang membutuhkan.
"Sekolah seharusnya menjadi tempat paling aman untuk memulai mimpi, bukan menjadi sumber kekhawatiran," kata Sylvia.
Ia menambahkan, kemitraan bersama Marc Klok Foundation dan Kenny Tete tidak hanya bertujuan memperbaiki bangunan sekolah, tetapi juga mengembalikan harapan para siswa untuk belajar di lingkungan yang lebih layak.
Proyek renovasi akan difokuskan pada pembangunan kembali serta penguatan struktur gedung sekolah agar proses belajar mengajar berlangsung dengan aman dan nyaman. Pengerjaan fisik ditargetkan dimulai dalam waktu dekat dan dilakukan secara bertahap.
Untuk mendukung pembiayaan proyek tersebut, ketiga pihak juga membuka kampanye penggalangan dana melalui platform Kitabisa. Masyarakat, pecinta sepakbola, maupun pemerhati pendidikan dapat berpartisipasi dengan memberikan donasi melalui kanal digital resmi yayasan yang terlibat.
Marc Klok Foundation sendiri merupakan organisasi nirlaba yang didirikan oleh pemain Timnas Indonesia, Marc Klok.
Yayasan tersebut memiliki fokus pada peningkatan kualitas pendidikan, renovasi sekolah, pengembangan infrastruktur sepak bola akar rumput, serta kesejahteraan anak-anak yang membutuhkan di berbagai daerah Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK




