Tak Hanya Jakarta, Menpar Bidik Yogyakarta Jadi Pintu Wisatawan Jepang

AKURAT.CO Menteri Pariwisata (Menpar), Widiyanti Putri Wardhana, melakukan pertemuan bilateral dengan Senior Executive Vice President All Nippon Airways (ANA), sekaligus President & CEO-elect per 1 April 2026, Juichi Hirasawa, di Tokyo.
Pertemuan ini dinilai strategis untuk memperkuat konektivitas udara antara Indonesia dan Jepang, sekaligus membuka peluang pengembangan rute penerbangan baru menuju berbagai destinasi wisata unggulan di Indonesia.
Dalam pertemuan tersebut, Menpar menyampaikan apresiasi atas peran ANA dalam mendukung konektivitas kedua negara melalui layanan penerbangan Tokyo–Jakarta yang selama ini menjadi salah satu tulang punggung mobilitas wisatawan dan pertukaran masyarakat Indonesia–Jepang.
Pemerintah Indonesia juga mendorong ANA untuk mengeksplorasi pembukaan rute baru ke destinasi lain, termasuk Yogyakarta, yang dikenal sebagai pusat budaya Jawa dan pintu gerbang menuju Candi Borobudur.
Selain itu, pengembangan rute dinilai semakin potensial dengan dukungan Bandara Internasional Yogyakarta yang mampu melayani pesawat berbadan lebar.
Menpar juga menyoroti peluang perluasan konektivitas dari kota-kota besar di Jepang seperti Osaka, guna memberikan lebih banyak pilihan akses bagi wisatawan Jepang ke Indonesia.
Menurut Widiyanti, konektivitas udara merupakan faktor krusial dalam meningkatkan arus wisatawan dan memperkuat kerja sama pariwisata kedua negara.
“Kami melihat peluang besar untuk memperluas konektivitas antara Indonesia dan Jepang, tidak hanya melalui Jakarta tetapi juga menuju destinasi lain seperti Yogyakarta. Hal ini akan membuka akses lebih luas bagi wisatawan Jepang untuk menikmati kekayaan budaya, alam, dan pengalaman wisata berkualitas di Indonesia,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (30/3/2026).
Baca Juga: Pemprov Jakarta Data Pendatang Baru, Fokus pada Kesiapan Kerja
Perkuat Promosi Pariwisata
Selain konektivitas, pertemuan ini juga membahas peluang kolaborasi promosi pariwisata antara Kementerian Pariwisata dan ANA.
Salah satunya melalui program familiarization trip bagi agen perjalanan, media, dan influencer Jepang guna meningkatkan eksposur destinasi Indonesia.
Promosi juga dapat dilakukan melalui berbagai platform milik ANA, seperti in-flight magazine, kanal digital, hingga jaringan ANA Mileage Club.
Upaya ini diharapkan terintegrasi dengan kampanye nasional Wonderful Indonesia serta partisipasi dalam ajang internasional seperti Tourism Expo Japan.
Menpar menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat sinergi antara sektor pariwisata dan industri penerbangan sebagai upaya mendorong pertumbuhan kunjungan wisatawan sekaligus mempererat hubungan masyarakat Indonesia dan Jepang.
“Kami berkomitmen memperkuat kolaborasi ini sebagai bagian penting dalam meningkatkan kunjungan wisatawan dan hubungan antarmasyarakat kedua negara,” tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








