Hati-hati! Fakta Tentang Rambut Ini Ternyata Mitos

AKURAT.CO Memiliki rambut yang sehat tentu menjadi dambaan setiap orang. Oleh karena itu, penting untuk merawat rambut dengan benar.
Namun tahukah kamu, ada banyak sekali hal yang diyakini sebagai fakta tentang rambut yang beredar namun sebenarnya itu adalah mitos?
Mitos-mitos yang diyakini sebagai fakta ini biasanya sering didapat dari teman atau lingkungan sekitar yang berasal dari sumber tidak valid. Sayangnya, bukannya melakukan cross check terlebih dulu, kita justru mempercayainya begitu saja.
Lalu, apa saja fakta yang ternyata mitos tentang rambut yang justru akan berdampak buruk bagi kesehatan rambut? simak ulasannya berikut.
-
Sering memotong rambut akan semakin lebat
Faktanya, mencukur rambut tidak membuat lebat. Pertumbuhan rambut yang cepat setelah mencukur disebabkan oleh bagian rambut yang masih hidup (folikel) di bawah kulit.
-
Sering menyisir rambut membuat rambut sehat
Dikutip dari laman AARP, Jumat (8/9/2023), menyisir memang bermanfaat untuk melancarkan aliran darah di kulit kepala, mendistribusikan minyak alami dari pangkal ke ujung rambut dan mencegahnya dari kusut.
Namun, terlalu sering menyisir juga tidak baik bagi kesehatan rambut. Tingginya gesekan yang terjadi pada rambut dapat menyebabkan rusaknya folikel dan membuat akar rambut lemah sehingga mudah rontok.
Menyisir bisa dilakukan setiap bangun tidur, sehabis keramas, dan malam sebelum tidur. Gunakan sisir bergigi lebar untuk meminimalkan rambut rontok ketika menyisir.
-
Sampo yang memiliki busa banyak akan membuat rambut lebih bersih
Umumnya masyarakat kita memang lebih menyukai sampo dengan busa yang banyak. Kamu mungkin akan merasa rambut semakin bersih bila banyak busa yang dihasilkan sampo ketika keramas.
Tapi faktanya, busa tidak memberi efek pembersihan kepada rambutmu. Justru busa adalah hasil kandungan keras yakni sulfat yang ada dalam sampo.
Semakin banyak busa justru akan menghilangkan minyak alami di rambut. Oleh karena itu, pemilihan sampo seharusnya didasarkan pada kandungan dan jenis rambutmu.
-
Sering keramas mempercepat pertumbuhan rambut
Sering keramas justru akan membuat rambut dan kulit kepala kering dan merangsang produksi sebum yang semakin banyak. Namun, bukan berarti jarang keramas baik bagi kesehatan rambut. Jarang keramas pun dapat membuat pori-pori tertutup kotoran sehingga berakibat menghambat pertumbuhan rambut.
Frekuensi keramas harus disesuaikan dengan jenis, ketebalan rambut, dan juga aktivitas yang dilakukan. Misalnya orang yang sering berolahraga dan tinggal di tempat lembab, dianjurkan untuk sering keramas yakni lebih dari frekuensi rata-rata orang yang sebanyak 2-3 hari sekali.
-
Sering ganti sampo baik untuk rambut
Terlalu sering mengganti sampo justru tidak baik karena dapat menghilangkan keseimbangan pH rambut dan membuat rambut mudah kering dan rusak.
Mengutip laman Reader’s Digest, mitos ini berawal dari asumsi bahwa rambut akan terbiasa dengan produk sampo yang sama sehingga membuat efektivitas produk semakin berkurang.
Pilihlah sampo yang sesuai dengan kebutuhan rambutmu. Bila terpaksa harus mengganti merk atau jenis sampo, pastikan jarak penggunaannya tidak terlalu dekat dan dalam batas yang wajar.
Itulah beberapa mitos tentang rambut yang kerap dipercayai sebagai fakta. Alangkah lebih baik bila selalu melakukan cross check terlebih dulu sebelum mempercayai sesuatu, ya. (Adinda Shafa Afriasti)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








