5 Cara Menyelamatkan Diri Dari Kebakaran, Tenang Dan Jangan Panik!

AKURAT.CO, Kebakaran merupakan suatu insiden bencana yang membahayakan dan memakan korban jiwa dalam jumlah banyak. Oleh sebab itu, tak ada salahnya untuk mengetahui sejumlah cara menyelamatkan diri dari kebakaran agar tetap tenang dan bisa berpikir jernih.
Ada banyak penyebab kebakaran dapat terjadi, misalnnya panel listrik charging station mengalami korsleting hingga menimbulkan percikan api. Mungkin api tidak langsung menyebar, namun biasanya akan mengeluarkan asap terlebih dahulu hingga akhirnya muncul percikan api yang menyebar dan membesar.
Dikutip dari laman resmi bpbd.kulonprogokab, Senin (18/9/2023), kebakaran juga dapat diklasifikasikan berdasarkan bahan bakar yang terbakar dan bahan pemadaman untuk masing-masing kelas, antara lain:
- Kelas A: Bahan yang mudah terbakar biasa, seperti kertas, kayu, dan plastik. Cara mengatasinya bisa menggunakan air untuk menurunkan suhu panas hingga di bawah titik penyulutan, serbuk kering untuk mematikan proses pembakaran, dan menggunakan halogen untuk memustuskan reaksi berantai kebakaran.
- Kelas B: Pada kelas berikutnya, kebakaran melibatkan bahan cairan combustible dengan cairan flammable, seperti bensin, minyak tanah, dan bahan bakar lainnya. Cara mengatasinya adalah menggunakan bahan foam.
- Kelas C: Kebakaran kelas ini dapat disebabkan oleh listrik yang bertegangan. Cara mengatasinya yaitu dengan bahan pemadaman kebakaran non kondusif agar terhindar dari sengatan listrik.
- Kelas D: Terakhir, kabakaran juga dapat terjadi pada bahan logam yang mudah terbakar seperti titanium, alumunium, magnesium, dan kalium. Cara mengatasinya perlu bahan powder khusus.
Setelah mengetahui sejumlah klasifikasi kebakaran yang dibagi dalam beberapa kelas, maka kamu bisa mengetahui beberapa cara menyelamatkan diri dari kebakaran dengan aman.
Baca Juga: Kerugian Kebakaran Museum Nasional Belum Bisa Dihitung
Cara Menyelamatkan Diri dari Kebakaran
Mengutip berbagai sumber, Senin (18/9/2023), inilah sejumlah cara menyelamatkan diri dari kebakaran yang dapat kamu pelajari dengan baik dan tepat sehingga tidak perlu panik, di antaranya adalah:
1. Berusaha untuk Tenang dan Tidak Panik
Langkah pertama yang bisa kamu terapkan adalah berusaha untuk tetap tenang dan jangan langsung panik. Jika kamu mengalami panik berlebihan, maka hanya membuat pikiran menjadi tidak fokus dan hanya menyebabkan kecerobohan.
Tidak panik berarti kamu harus bisa konsentrasi untuk berpikir jernih dalam mengambil langkah selanjutnya, Usahakan agar tetap tenang dan coba ingat kembali rute keselamatan untuk keluar dari bangunan agar terhindar dari kobaran api.
2. Berusaha Melindungi Saluran Pernapasan
Jika sudah berada dalam kobaran api dan asap, cobalah menjauh dari ruangan sempit dan mencari jalan menuju tangga atau pintu darurat. Tempat tersebut memang dirancang khusus untuk keadaan darurat sehingga bisa segera keluar ruangan.
Meskipun sulit, namun usahakan tetap menutup saluran pernapasan dengan kain yang bisa dijadikan masker dadakan agar meminimalisir asap yang terhirup.
3. Matikan Peralatan Listrik
Saat kamu mendengar alarm kebakaran, jangan terburu-buru untuk pergi, pastikan sudah melepas peralatan listrtik secepatnya. Jika masih ada waktu, cobalah amankan sejumlah dokumen yang memang penting dan bisa dibawa.
Hal tersebut akan sangat penting kamu lakukan karena dokumen penting akan lebih sulit untuk dibuat ulang. Jadi, usahakan menaruh dokumen penting pada satu tempat dan mudah untuk ditemukan saat dalam keadaan darurat.
4. Ikuti Petunjuk Evakuasi
Cara menyelamatkan diri dari kebakaran berikutnya adalah memahami petunjuk evakuasi dengan baik agar tetap aman dan tidak ceroboh. Rute evakuasi pastinya akan menunjukkan jalan kepada masyarakat agar bisa menghindari jalur berbahaya.
5. Hubungi Pemadam Kebakaran
Saat api terlihat semakin menyebar dan membesar, usahakan untuk mengamankan ponsel sehingga bisa menelepon pemadam kebakaran. Namun, perlu diingat bahwa menelepon pemadam kebakaran juga harus beraga di tempat yang aman atau luar ruangan yang jauh dari api.
Menelepon dekat api akan sangat berbahaya karena bisa tersambar dengan cepat. Jadi, hati-hati saat bertindak dan jangan sampai menyulut api lebih besar.
Itulah penjelasan lengkap cara menyelamatkan diri dari kebakaran yang bisa dipelajari masyarakat agar bisa tetap tenang dalam kondisi apa pun.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





