Ini Hal-hal yang Bikin CV Tidak Menarik, HRD Auto Skip

AKURAT.CO Curriculum Vitae (CV) merupakan kunci pertama dalam mendapatkan perhatian dari perekrut.
CV yang menarik dan efektif dapat meningkatkan peluangmu untuk dipanggil ke tahap wawancara.
Namun, banyak pelamar kerja yang secara tidak sadar membuat kesalahan-kesalahan yang membuat CV mereka kurang menarik di mata perekrut.
Berikut beberapa hal yang bisa membuat CV kamu terkesan kurang profesional dan menarik, seperti dikutip dari berbagai sumber (Senin, 21/10/2024):
1. Format berantakan dan tidak konsisten
CV dengan tampilan yang tidak teratur atau berantakan membuat perekrut kesulitan menemukan informasi penting.
Format yang tidak konsisten, seperti penggunaan font yang berbeda-beda, ukuran font yang tidak seragam atau pengaturan margin yang tidak simetris akan mengurangi kesan profesional.
CV yang rapi dan mudah dibaca akan memberikan kesan bahwa kamu orang yang terorganisir dan detail oriented.
2. Informasi terlalu panjang atau tidak relevan
Perekrut biasanya hanya menghabiskan beberapa detik untuk meninjau setiap CV, sehingga menyertakan informasi yang tidak relevan atau terlalu panjang bisa membuat mereka kehilangan minat.
Pastikan CV kamu singkat, padat dan relevan dengan posisi yang dilamar.
Hindari memasukkan pengalaman kerja yang tidak berhubungan atau deskripsi tugas yang terlalu detail.
Baca Juga: Apple Belum Hadirkan Fitur Penting Ini pada iPhone 16
3. Penggunaan bahasa buruk
Kesalahan tata bahasa atau ejaan yang salah merupakan tanda bahwa kamu tidak memperhatikan detail, yang bisa memberi kesan buruk kepada perekrut.
Pastikan untuk selalu memeriksa ejaan dan tata bahasa sebelum mengirim CV.
Kamu juga bisa meminta bantuan orang lain untuk mengecek CV kamu.
4. Tidak menyertakan kata kunci
Banyak perusahaan menggunakan sistem pelacakan pelamar (Applicant Tracking Systems/ATS) untuk memfilter CV berdasarkan kata kunci tertentu.
Jika CV kamu tidak mengandung kata kunci yang relevan dengan deskripsi pekerjaan, besar kemungkinan CV-mu tidak akan sampai ke meja HRD.
Pastikan untuk membaca deskripsi pekerjaan dengan baik dan menyertakan kata kunci yang sesuai.
5. Deskripsi tugas, bukan pencapaian
Banyak pelamar hanya mencantumkan tugas-tugas yang mereka lakukan dalam pekerjaan sebelumnya tanpa menyebutkan pencapaian spesifik.
Padahal, pencapaian konkret seperti peningkatan penjualan, proyek yang berhasil, atau penghargaan yang diraih akan lebih menarik perhatian perekrut.
Fokuslah pada hasil dan dampak yang kamu berikan pada pekerjaan sebelumnya.
6. Tidak ada struktur jelas
CV yang tidak memiliki struktur atau alur logis akan membuat perekrut kesulitan mengikuti pengalaman kerja dan latar belakang pendidikanmu.
Pastikan ada urutan yang jelas dan logis. Misalnya dengan mengurutkan pengalaman kerja dari yang terbaru hingga yang paling lama.
Atau menyusun bagian-bagian penting seperti ringkasan diri, pengalaman dan keterampilan secara teratur.
7. Terlalu umum
CV yang terlalu umum tanpa menyesuaikan dengan posisi yang dilamar bisa terkesan kurang menarik.
Perekrut ingin melihat bahwa kamu memiliki keterampilan dan pengalaman yang relevan dengan pekerjaan yang ditawarkan.
Selalu sesuaikan CV untuk setiap posisi yang kamu lamar dan sesuaikan konten agar sesuai dengan deskripsi pekerjaan.
8. Tidak menyertakan profil
Di era digital ini, banyak perekrut yang memeriksa profil media sosial atau LinkedIn calon pelamar.
Jika kamu tidak menyertakan tautan ke profil LinkedIn atau media sosial profesional lainnya, kamu bisa kehilangan peluang untuk menunjukkan dirimu lebih baik.
Pastikan profil LinkedIn atau media sosial profesionalmu update dan konsisten dengan CV-mu.
Baca Juga: Jurnalis Bhakti Bangsa Gelar 'Sekolah di Alam' untuk Anak-anak Penghuni Kolong di Jakarta Utara
9. Penggunaan foto tidak tepat
Beberapa perusahaan tidak membutuhkan foto dalam CV, tetapi jika kamu memutuskan untuk menyertakan foto, pastikan foto tersebut profesional.
Hindari foto yang diambil secara informal atau yang tidak mencerminkan kesan profesional.
10. Kontak tidak lengkap
Informasi kontak yang tidak lengkap atau salah akan menghalangi perekrut untuk menghubungi kamu.
Pastikan alamat email, nomor telepon, dan informasi kontak lainnya benar dan mudah dihubungi.
Sebaiknya gunakan alamat email yang profesional.
Hindari menggunakan nama email yang tidak sesuai seperti nama panggilan atau username lucu. (Maulida Sahla Sabila)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








