Taiwan Kolaborasi dengan Indonesia Dorong Gaya Hidup Sehat Lewat Kampanye ‘Go Healthy with Taiwan 2025’

AKURAT.CO Taiwan terus mendorong inovasi di bidang kesehatan dan gaya hidup
sehat, khususnya di kawasan Asia Tenggara.
Salah satu langkah terbarunya adalah dengan
meluncurkan kampanye “Go Healthy with Taiwan 2025” yang kini digelar di Indonesia.
Program ini diinisiasi oleh Taiwan International Trade Administration (TITA) di bawah
Kementerian Urusan Ekonomi Taiwan, dan dilaksanakan oleh Taiwan External Trade
Development Council (TAITRA).
Kampanye ini mendorong berbagai institusi, perusahaan, hingga pelaku UMKM di
Indonesia untuk mengajukan ide-ide inovatif yang menggabungkan teknologi kesehatan
buatan Taiwan dengan kebutuhan masyarakat lokal.
Baca Juga: Biji Plastik Indonesia Tembus Pasar Taiwan, Raup Potensi Transaksi Rp9,4 Miliar
Tiga sektor utama yang jadi fokus dalam kampanye ini antara lain:
1. Teknologi Kebugaran & Olahraga – Misalnya alat olahraga pintar yang bisa
terhubung ke aplikasi, atau sistem pelatihan berbasis AI untuk hasil latihan yang
lebih maksimal.
2. Bersepeda – Taiwan dikenal sebagai pusat produksi sepeda kelas dunia, dan juga
punya sistem transportasi ramah pesepeda. Kampanye ini mendukung sepeda
sebagai gaya hidup sehat dan ramah lingkungan.
3. Kesehatan Pintar (Smart Healthcare) – Termasuk layanan telemedisin, alat
diagnosis digital, hingga teknologi wearable seperti jam kesehatan yang bisa
dipakai untuk pemantauan kesehatan sehari-hari. Kompetisi ini terbuka untuk umum dan peserta bisa mengirimkan proposal lewat
platform SurveyCake.
Tersedia hadiah uang tunai sebesar US$30.000 untuk tiga proposal terbaik.
Selain itu, enam tim finalis juga akan mendapat kesempatan berharga untuk pergi
langsung ke Taiwan dalam program eksklusif bertajuk “Go Healthy Tour." Tur ini bukan hanya jalan-jalan biasa.
Peserta akan melihat langsung bagaimana teknologi kesehatan Taiwan bekerja, berkunjung ke perusahaan ternama, mengikuti demo produk, dan membangun koneksi dengan pelaku industri di sana. Harapannya, akan muncul peluang kerja sama, integrasi produk, atau bahkan ekspansi pasar bersama.
“Respons dari Indonesia luar biasa,” kata Amy Hsiao, Direktur TAITRA Jakarta. “Lewat
kampanye ini, kami ingin memperkuat kerja sama lintas negara dan membawa solusi
kesehatan dari Taiwan yang benar-benar berdampak positif bagi masyarakat Indonesia.”
Semua informasi panduan, contoh proposal, sampai studi kasus (seperti alat kesehatan
wearable dari Acer yang sudah digunakan di berbagai rumah sakit dunia) bisa diakses di
situs resmi kampanye.
Baca Juga: Taiwan Tambahkan Huawei dan SMIC ke Daftar Kontrol Ekspor karena Ketegangan Teknologi
Batas akhir pengiriman proposal: 14 Agustus 2025
Situs resmi kampanye: https://gohealthy.taiwanexcellence.org/
TITA (Taiwan International Trade Administration) adalah lembaga pemerintah Taiwan yang fokus pada kebijakan perdagangan, kerja sama internasional, dan perjanjian ekonomi.
TITA juga mengatur ekspor-impor, menghapus hambatan perdagangan, serta menangani isu perdagangan global, termasuk anti-dumping dan bantuan impor.
https://www.trade.gov.tw/English/
TAITRA (Taiwan External Trade Development Council) adalah organisasi nirlaba yang dibentuk untuk mendukung promosi perdagangan Taiwan ke seluruh dunia. Berdiri sejak 1970, TAITRA bekerja sama dengan pemerintah dan pelaku industri, serta memiliki
jaringan lebih dari 1.200 ahli dan 60 kantor cabang di berbagai negara, termasuk
Indonesia.
www.taitra.org.tw
Video kampanye: https://www.youtube.com/watch?v=mnLEOf0iqyk
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








