Kalender Jawa 26 Mei 2026: Weton Selasa Pon, Cek Watak dan Neptunya

AKURAT.CO Kalender Jawa masih menjadi pedoman penting bagi banyak masyarakat Indonesia, khususnya suku Jawa, untuk menentukan hari baik hingga membaca karakter seseorang berdasarkan weton kelahiran. Penanggalan ini memadukan hari Masehi dengan sistem pasaran Jawa yang terdiri dari Pahing, Pon, Wage, Kliwon, dan Legi.
Selain digunakan dalam tradisi adat dan perhitungan hari penting, kalender Jawa juga dipercaya mampu menggambarkan watak seseorang melalui nilai neptu weton.
Baca Juga: Danantara Trust Gelontorkan Rp250 Miliar untuk Kesehatan dan Pendidikan
Berikut kalender Jawa Selasa 26 Mei 2026 lengkap dengan pasaran, weton, hingga karakter yang dipercaya melekat pada weton Selasa Pon.
Kalender Jawa 26 Mei 2026
Berikut detail penanggalan Jawa untuk hari Selasa, 26 Mei 2026:
Kalender Jawa: 9 Besar 1959
Kalender Masehi: 26 Mei 2026
Kalender Hijriah: 9 Zulhijah 1447 H
Hari: Selasa
Pasaran: Pon
Weton: Selasa Pon
Dalam tradisi Jawa, kombinasi antara hari dan pasaran disebut weton. Weton dipercaya memiliki pengaruh terhadap karakter, keberuntungan, hingga kecocokan dalam hubungan dan pekerjaan.
Apa Itu Weton Selasa Pon?
Weton Selasa Pon memiliki jumlah neptu 10, yang berasal dari:
Nilai hari Selasa: 3
Nilai pasaran Pon: 7
Baca Juga: Kapan Waktu Terbaik Berdoa di Hari Arafah? Ini Penjelasannya
Perpaduan angka tersebut dipercaya mencerminkan sifat dan karakter tertentu bagi seseorang yang lahir pada weton Selasa Pon.
Watak Weton Selasa Pon Menurut Primbon Jawa
Orang yang lahir pada weton Selasa Pon dikenal memiliki karakter yang cukup unik. Mereka cenderung menyukai kenyamanan dan kemewahan dalam hidup, meski tetap berusaha menyesuaikan dengan kemampuan finansial yang dimiliki.
Selain itu, pemilik weton ini dikenal setia dan murah hati kepada orang-orang yang dianggap dekat dan dipercaya. Mereka biasanya rela berkorban demi menjaga hubungan dengan orang terdekat.
Namun di balik sifat baiknya, Selasa Pon juga dikenal memiliki perasaan yang sensitif dan mudah cemburu. Mereka sangat menjaga perasaan pribadi sehingga terkadang terlihat tertutup.
Dalam kehidupan sosial, weton Selasa Pon tetap dikenal ramah dan mudah bergaul. Meski demikian, mereka termasuk pribadi yang cukup keras pendirian dan sulit mengubah keputusan yang sudah diyakini.
Sistem Penanggalan Kalender Jawa
Kalender Jawa menggunakan sistem lunar atau peredaran bulan, mirip dengan kalender Hijriah. Perbedaannya, pergantian hari dalam kalender Jawa dimulai sejak matahari terbenam atau setelah magrib.
Penanggalan Jawa juga memadukan dua siklus utama, yaitu:
Saptawara: siklus tujuh hari seperti Senin hingga Minggu
Pancawara: siklus lima pasaran Jawa
Baca Juga: Piala Dunia 2026: Tak Diizinkan Bermalam di AS, Timnas Iran Pindah Markas ke Meksiko
Kombinasi keduanya menghasilkan weton yang masih dipercaya masyarakat hingga sekarang untuk berbagai keperluan adat dan budaya.
Itulah kalender Jawa Selasa 26 Mei 2026 lengkap dengan weton Selasa Pon, pasaran hari ini, serta watak dan neptu menurut perhitungan primbon Jawa yang masih dipercaya masyarakat hingga sekarang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







