Gratis di PIK 2, Pameran WBook: Life is Pattern Ajak Publik Menjelajah Instalasi Arsitektur Imersif

AKURAT.CO Akhir pekan di PIK 2 kini punya pilihan agenda baru bagi pencinta desain, arsitektur, dan pengalaman ruang.
W_ menggelar peluncuran buku sekaligus pameran bertajuk WBook: Life is Pattern di Townhall, Indonesia Design District (IDD), PIK 2, Tangerang, pada 19-22 Juni 2026.
Founder W_, Stepanus Wijaya, mengatakan, melalui buku dan instalasi arsitektur imersif, ia mengajak publik memahami bagaimana pola atau pattern membentuk cara manusia berpikir, berkarya, dan menjalani kehidupan.
Pameran yang terbuka gratis untuk umum tersebut menghadirkan lima instalasi karya Mamo Studio, Bobos Design, Nelson Architect, Paulus Setyabudi, dan RAD+ar Architect.
Setiap instalasi menawarkan interpretasi berbeda mengenai pola melalui eksplorasi ruang, bentuk, material, tekstur, hingga pengalaman visual.
Stepanus Wijaya mengatakan, Life is Pattern lahir dari perjalanannya selama lebih dari satu dekade dalam mengamati pola, baik dalam praktik arsitektur maupun kehidupan sehari-hari.
W_ menggelar peluncuran buku sekaligus pameran bertajuk WBook: Life is Pattern di Townhall, Indonesia Design District (IDD), PIK 2, Tangerang, pada 19-22 Juni 2026.
“Melalui buku ini, saya ingin menunjukkan bahwa pola tidak hanya hadir dalam desain dan arsitektur, tetapi juga dalam cara kita mengambil keputusan, membangun hubungan, dan memahami dunia di sekitar kita,” ujar Stepanus saat peluncuran pameran, Jumat (19/6/2026).
Baca Juga: Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Pramono: Cukup Modal KTP Jakarta
Menurutnya, pola merupakan elemen mendasar yang sering kali tidak disadari, namun berpengaruh besar terhadap proses kreatif maupun pengalaman manusia.
“Life is Pattern bukan hanya tentang desain. Ini adalah upaya melihat keterhubungan antara kreativitas, teknologi, ruang, dan kehidupan manusia melalui perspektif pola,” katanya.
Sebagai bagian dari penyusunan buku, W_ juga melakukan wawancara mendalam dengan lima arsitek kolaborator.
Percakapan tersebut merekam beragam sudut pandang mengenai proses berpikir kreatif dan bagaimana pola memengaruhi lahirnya karya arsitektur.
Selain peluncuran buku, pengunjung juga dapat melihat Lightone, material inovatif yang dikembangkan W_.
Material berbasis hasil daur ulang tersebut dirancang agar dapat dikustomisasi dalam berbagai bentuk, pola, dan tekstur melalui teknologi digital fabrication serta CNC machining.
Stepanus menilai inovasi material menjadi salah satu langkah penting untuk menjawab kebutuhan desain yang semakin fleksibel sekaligus berkelanjutan.
“Kami ingin menunjukkan bahwa inovasi tidak hanya hadir dalam bentuk ide, tetapi juga diwujudkan melalui material yang memberikan kemungkinan baru bagi arsitek dan desainer,” ujarnya.
Pameran WBook: Life is Pattern berlangsung setiap hari pukul 11.00 hingga 21.00 WIB dan dapat dikunjungi hingga 22 Juni 2026 tanpa biaya masuk.
Baca Juga: Cara Cek Desil Penerima Bansos Juni 2026 Pakai HP, Cepat dan Anti Ribet!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








