Program SULAP PIK2 Ubah Sampah Jadi Akses Air Bersih untuk Warga Tangerang

AKURAT.CO Sampah anorganik yang selama ini kerap berakhir di tempat pembuangan kini dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
Melalui program SULAP atau Sampah untuk Layanan Air Publik, warga di sejumlah wilayah Kabupaten Tangerang bisa menukarkan sampah terpilah dengan air bersih.
Program yang merupakan bagian dari CSR PIK2 dari Agung Sedayu Group (ASG) tersebut mendorong masyarakat mengelola sampah sejak dari rumah.
Warga terlebih dahulu menjadi nasabah bank sampah, kemudian memilah sampah anorganik sebelum dikumpulkan untuk ditukarkan melalui mekanisme SULAP.
Dari penukaran tersebut, masyarakat dapat memperoleh air bersih hingga maksimal 20 liter.
Skema ini sekaligus memberikan nilai tambah terhadap sampah yang sebelumnya dianggap tidak memiliki manfaat.
Salah satu penerima manfaat, Asih, mengatakan keberadaan program tersebut membantu keluarganya memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.
Program SULAP dari CSR PIK2 dari Agung Sedayu Group (ASG).
“Alhamdulillah sangat terbantu dengan program ini. Kita tidak perlu beli air bersih karena tinggal tukar dengan sampah-sampah anorganik,” ujar Asih.
Menurut Asih, air bersih yang diterimanya dapat digunakan untuk berbagai keperluan rumah tangga, termasuk mencuci, memasak, hingga kebutuhan air minum setelah dimasak.
“Air bersih 20 liter ini bisa buat nyuci, buat masak, dan dimasak buat diminum. Pokoknya jadi mudah,” katanya.
Saat ini, layanan SULAP menjangkau sejumlah wilayah di Kabupaten Tangerang, meliputi Kosambi, Teluknaga, Pakuhaji, Sukadiri, Mauk, Kemiri, Sepatan, dan Sepatan Timur.
Untuk memperoleh layanan tersebut, masyarakat dapat mengajukan permintaan air dengan sistem H-2.
Distribusi air dibatasi maksimal empat ritase setiap hari sesuai jadwal yang diinformasikan melalui akun Instagram dan TikTok @csrpik2.
Baca Juga: Ramalan Zodiak Keuangan 16 September 2026: 4 Zodiak Perlu Waspada Ambil Keputusan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









