Pakai Transportasi Online di Malam Hari Lebih Aman dengan Perhatikan Hal Ini

AKURAT.CO Transportasi online menjadi salah satu pilihan ketika harus pulang sendirian pada malam hari. Meski praktis, perjalanan pada jam yang lebih sepi tetap membutuhkan perhatian lebih terhadap aspek keamanan.
Bagi konsumen, ada beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan seperti memastikan identitas pengemudi dan kendaraan sesuai dengan informasi di aplikasi. Lalu memilih titik penjemputan yang aman, memberi tahu orang terdekat, hingga memperhatikan perjalanan melalui peta.
Selain langkah yang dilakukan penumpang, sejumlah platform transportasi online kini juga menyediakan teknologi dan fitur keselamatan sebagai lapisan tambahan selama perjalanan.
Grab, misalnya, menerapkan sejumlah mekanisme mulai dari pencocokan pengemudi untuk perjalanan malam dan penumpang yang dinilai lebih rentan, berbagi perjalanan secara real-time, pemantauan perjalanan berbasis GPS, hingga akses bantuan dalam kondisi darurat.
Ketika kendaraan tiba, penumpang mesti cocokkan nama dan foto pengemudi, jenis kendaraan, serta nomor polisi dengan informasi yang tertera di aplikasi. Jangan langsung menaiki kendaraan apabila terdapat informasi yang berbeda dengan pemesanan.
Penumpang juga mesti menentukan titik penjemputan yang aman, terdapat aktivitas orang lain, dan terang. Sebelum berangkat, penumpang juga dapat melihat perkiraan rute menuju tujuan untuk mendapatkan gambaran mengenai arah perjalanan.
Aplikasi Grab mendukung mekanisme Safer Allocation for Night Rides & Vulnerable Passengers. Mekanisme itu bekerja sejak tahap pencocokan perjalanan, termasuk pada periode malam seperti pukul 22.00 hingga 06.00, serta untuk penumpang yang dinilai lebih rentan.
Sistem tersebut dirancang untuk memprioritaskan pencocokan perjalanan dengan mitra pengemudi yang lebih berpengalaman dan memiliki rating tinggi.
Penumpang juga mesti memberi tahu orang terdekat mengenai perjalanan. Saat bepergian sendirian pada malam hari, ada baiknya keluarga, teman, untuk mengetahui bahwa Anda sedang dalam perjalanan.
Informasikan waktu keberangkatan dan perkiraan waktu tiba. Dengan demikian, orang terdekat memiliki gambaran kapan Anda seharusnya sampai di tujuan dan dapat menghubungi Anda apabila perjalanan berlangsung jauh lebih lama dari perkiraan.
Bagi para pengguna Grab, dapat menggunakan Share My Ride untuk mengirimkan tautan perjalanan kepada keluarga atau orang tepercaya.
Dengan tautan tersebut, penerima dapat memantau progres perjalanan berdasarkan GPS, melihat informasi mengenai pengemudi dan kendaraan, serta mengetahui perkiraan waktu tiba atau estimated time of arrival (ETA).
Baca Juga: Di Tengah Gempuran Transportasi Online, 69 Persen Pendapatan Bluebird Masih Berasal dari Taksi
Demi menjaga privasi pengguna, progres perjalanan dapat dipantau tanpa menampilkan alamat penjemputan maupun tujuan secara spesifik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








