Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, Menteri Maman: Perlu Lebih Banyak Perusahaan Besar Membina UMKM
Demi Ermansyah | 23 Oktober 2024, 12:28 WIB

AKURAT.CO Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman menekankan pentingnya kolaborasi antara perusahaan besar dan UMKM sebagai modal dasar untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8%.
Di mana dirinya menyebutkan bahwa keterlibatan perusahaan-perusahaan besar seperti Pertamina dapat membantu memperkuat sektor UMKM.
"Pertamina, perusahaan energi terbesar di Indonesia, sudah memberikan contoh nyata dengan membina 63 ribu pelaku UMKM, dan apabila lebih banyak perusahaan besar mau terlibat dalam pembinaan UMKM melalui konsep 'Bapak/Ibu Asuh',maka target ekonomi yang telah ditetapkan oleh pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo dapat tercapai," ucapnya di Jakarta, Rabu (23/10/2024).
Sebab, lanjutnya, kolaborasi akan menjadi modal dasar dan semangat bagi UMKM untuk melihat ke depan dengan optimisme, misalnya ketika tiga tahun lalu ekonomi terpuruk akibat pandemi, UMKM menjadi penopang. Kini saatnya perusahaan-perusahaan besar ikut berperan membantu UMKM melalui peningkatan teknologi dan pengetahuan.
"Selain meningkatkan kapasitas UMKM, saya juga percaya bahwa kolaborasi ini dapat membuka akses pasar yang lebih luas, sehingga produk UMKM dapat bersaing dengan produk luar negeri," tegasnya.
Oleh karena itu, lanjutnya, pemerintah melalui Kementerian UMKM akan terus memfasilitasi proses ini dengan menyediakan rantai pasok (supply chain) yang diperlukan. "Ini adalah tanggung jawab kami, dan kami sedang mempersiapkan tim khusus di bidang rantai pasok untuk membantu UMKM mencapai pasar yang lebih besar," ujarnya.
Maman menambahkan, upaya membuka akses permodalan juga menjadi prioritas, terutama melalui kajian Innovative Credit Scoring (ICS) yang tengah dibahas dengan Kementerian Keuangan dan Kementerian Koordinator Perekonomian.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







