Strategi UMKM Kuliner Serta Brand Besar dalam Menyambut Ramadan

AKURAT.CO Bagi pelaku usaha kuliner, Ramadan bukan hanya soal peningkatan omzet, tetapi juga tentang strategi bertahan di tengah persaingan.
Dari pengusaha mikro hingga brand besar, masing-masing memiliki cara tersendiri dalam menghadapi lonjakan permintaan di bulan puasa.
Sekretaris Kementerian UMKM, Arif Rahman Hakim, menegaskan bahwa Ramadan adalah momen penting bagi sektor kuliSammy
Berbagai kemudahan telah diberikan pemerintah, lanjutnya, termasuk akses perizinan dan dukungan pendanaan, agar UMKM bisa berkembang lebih pesat.
Baca Juga: Menko Zulhas Desak BPOM Percepat Sertifikasi UMKM Pangan
Salah satu contoh pelaku UMKM yang sukses memanfaatkan Ramadan adalah Farida, pemilik Pempek Nyai di Sukabumi.
“Ramadan itu musim panen buat kami. Dari biasanya omzet Rp30-40 juta, bisa naik sampai tiga kali lipat,” kata Farida.
Untuk mengoptimalkan penjualan, ia menyediakan hampers Lebaran berisi pempek, yang ternyata cukup diminati.
Di sisi lain, pelaku usaha kuliner skala besar seperti Lawless Burgerbar juga memiliki strategi tersendiri.
Menurut CEO Lawless, Sammy menyebut bahwa peningkatan penjualan lebih terasa di minggu kedua Ramadan hingga setelah Idulfitri.
“Biasanya minggu pertama orang lebih banyak buka puasa di rumah atau kantor. Baru setelah itu, mereka mulai mencari tempat makan di luar,” jelas Sammy.
Baca Juga: Akselerasi Solusi Keuangan, Bank Mandiri Perluas Inklusi bagi Petani dan UMKM
Menariknya, setelah Idulfitri justru terjadi lonjakan pelanggan.
“Mungkin karena sebulan nggak bisa makan siang, jadi pas Lebaran restoran penuh. Bahkan, kami harus mendatangkan pekerja tambahan,” tambahnya.
Berbeda dengan UMKM yang masih berusaha membangun brand, Lawless yang sudah memiliki posisi kuat lebih fokus pada pemeliharaan pelanggan.
“Ramadan tahun ini kami siapkan menu spesial dan paket-paket berbuka. Selain itu, persiapan lebih ke internal, seperti stok bahan dan kesiapan outlet,” kata Sammy.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







