Menteri Maman Dorong UMKM Masuk Industri Waralaba, Targetkan 3,6% Wirausaha

AKURAT.CO Menteri UMKM, Maman Abdurrahman menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat ekosistem waralaba nasional sebagai strategi meningkatkan jumlah wirausaha serta memperluas peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Hal tersebut disampaikan dalam pembukaan acara Indonesia Franchise Week (IFW) 2025 di ICE BSD, Tangerang Selatan, Jumat (31/10/2025).
Dalam sambutannya, Menteri menyampaikan apresiasi kepada Asosiasi Franchise Indonesia yang dinilai mampu membangun strategi ekosistem usaha waralaba yang mendukung pertumbuhan UMKM.
Baca Juga: Jawab Cak Imin soal Ritel Modern, Milenial: UMKM Masih Jadi Penyelamat Hidup Sih!
“Model bisnis waralaba telah memberikan tren positif bagi industri, dengan peningkatan sekitar 5 persen pada 2024,” ujarnya.
Pemerintah menargetkan rasio kewirausahaan Indonesia mencapai 3,6% pada 2029. Meski masih berada di bawah negara lain, seperti Malaysia 4,74%, Singapura 8,76%, dan Amerika Serikat 12%, Maman optimistis target tersebut dapat dicapai.
Menurut data KemenKopUKM, hingga tahun ini Indonesia telah berada pada angka 3,3%, didorong salah satunya oleh pertumbuhan bisnis waralaba yang menciptakan 97 ribu lapangan kerja dan menghasilkan transaksi mencapai Rp143 triliun.
Berdasarkan pemetaan kementerian, sektor food & beverage (F&B) masih mendominasi bisnis waralaba di Indonesia dengan komposisi sekitar 47%. Sisanya berasal dari sektor kecantikan, pendidikan, ritel, dan kategori lainnya.
Menteri menegaskan, pemerintah akan terus mendorong UMKM, terutama pelaku usaha mikro, untuk masuk ke industri waralaba. Di Indonesia, sekitar 93–95% pelaku UMKM berasal dari sektor mikro dan sebagian besar masih berada di kategori pekerja informal.
Baca Juga: Cak Imin Sebut Retail Modern Matikan UMKM, Menteri Maman: Jangan Dilihat Secara Negatif Dulu!
“Tahun depan, kami menyiapkan berbagai kebijakan yang mendorong UMKM bertransformasi menuju sektor formal,” katanya.
Di hadapan perwakilan International Labour Organization (ILO) dan World Intellectual Property Organization (WIPO), Menteri menekankan pentingnya kolaborasi lintas lembaga dalam memperkuat perlindungan pekerja dan pengembangan UMKM.
Dirinya juga menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas pelaku usaha melalui sertifikasi nasional, seperti SNI, BPOM, hingga sertifikasi halal.
Dalam suasana santai, Menteri turut memperkenalkan genre musik lokal bernama Toplopop, yang menurutnya memiliki potensi untuk menembus pasar internasional.
Maman menyebut akan digelar acara besar pada 8 November, menghadirkan para penyanyi Toplopop dan kolaborasi dengan pelaku UMKM.
“Indonesia punya karya unggulan, dan Toplopop adalah salah satunya. Ketika saya memperkenalkannya di forum APEC, beberapa delegasi bahkan langsung menyukainya,” ungkapnya.
Menutup pidatonya, Menteri menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam pengembangan waralaba nasional, termasuk para pelaku industri, asosiasi, dan pemerintah daerah.
Dirinya mengajak seluruh pelaku UMKM untuk terus berinovasi dan menumbuhkan kebanggaan menjadi pengusaha lokal.
“Semangat untuk bangga menjadi pengusaha lokal. Kita ingin dunia melihat bahwa produk Indonesia mampu bersaing di pasar internasional,” ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








