Ekspor RI Dibidik Naik hingga 9,6 Persen pada 2029, Pemerintah Siap Gaspol!

AKURAT.CO Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso, menetapkan target ambisius untuk mendorong ekspor Indonesia dalam lima tahun ke depan.
Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekspor nasional mencapai 9,6% pada 2029, sejalan dengan arah pembangunan ekonomi yang memperkuat daya saing produk dalam negeri.
Budi menjelaskan, target tersebut merupakan kelanjutan dari proyeksi pertumbuhan ekspor 2025 yang dipatok sebesar 7,1%.
Baca Juga: Kemendag Siapkan Pungutan Untuk Ekspor Kelapa Bulat
Hingga saat ini, realisasi ekspor sudah berada di angka 6,96%. Dengan pencapaian tersebut, ia optimistis target akhir tahun bisa diraih.
“Ketika tahun ini 7,1 persen, kemudian tahun depan sekitar 7,09 persen dan seterusnya sampai tahun 2029 itu 9,6 persen,” ujarnya dalam Rapat Pimpinan Nasional 2025 Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia di Jakarta, Senin (1/12/2025).
Menurut Budi, akselerasi ekspor menjadi pilar penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Simulasi yang dilakukan pemerintah menunjukkan bahwa peningkatan ekspor secara konsisten akan membantu Indonesia mencapai target pertumbuhan ekonomi 8%.
“Kita sudah simulasi, kita hitung-hitung berapa yang dibutuhkan pertumbuhan ekspor kita untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 8 persen,” tuturnya.
Selain menargetkan peningkatan nilai ekspor, Kemendag juga melakukan penguatan kebijakan lintas kementerian untuk memastikan pertumbuhan berjalan inklusif.
Salah satu fokus utamanya adalah meningkatkan kontribusi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terhadap kinerja ekspor nasional.
Budi menegaskan bahwa Kemendag berkomitmen memperkuat kerja sama strategis dengan Kementerian Koperasi dan UKM.
Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kapasitas, kualitas, serta nilai produk UMKM agar mampu bersaing di pasar global.
“Kami ingin memastikan UMKM bisa naik kelas, memperluas akses pasar mereka, dan menjaga keberlanjutan usaha,” katanya.
Kolaborasi tersebut tidak hanya menyentuh aspek penguatan kapasitas produksi, tetapi juga harmonisasi regulasi agar UMKM dapat lebih mudah menembus pasar ekspor.
Kedua kementerian disebut akan menyelaraskan kebijakan untuk menciptakan ekosistem usaha yang lebih kondusif bagi pelaku UMKM.
Di lapangan, sejumlah program juga disiapkan untuk meningkatkan kualitas produk, mulai dari standardisasi, sertifikasi, hingga promosi perdagangan internasional.
Pemerintah menilai UMKM memiliki potensi besar sebagai motor ekspor nonmigas, sehingga dukungan yang tepat dapat mendorong kontribusi mereka secara signifikan.
Pada kesempatan yang sama, Budi turut menyoroti sejumlah isu yang berpengaruh terhadap daya saing UMKM, khususnya maraknya impor pakaian bekas dan barang tanpa label resmi.
Dirinya menegaskan bahwa praktik tersebut dapat mengganggu stabilitas pasar dan merugikan pelaku usaha lokal.
Kemendag bersama kementerian terkait tengah membahas langkah-langkah konkret untuk menertibkan peredaran barang ilegal tersebut.
Penindakan yang lebih tegas, kata Budi, menjadi salah satu strategi untuk memastikan produk UMKM tidak kalah bersaing akibat banjir barang impor tidak resmi.
Pemerintah berharap, dengan penguatan sinergi lintas kementerian serta penegakan aturan perdagangan yang lebih ketat, target pertumbuhan ekspor hingga 2029 dapat tercapai.
UMKM, sebagai tulang punggung ekonomi nasional, diharapkan menjadi katalis utama yang mendorong peningkatan nilai ekspor Indonesia ke pasar global.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






