4 Hari Penyelenggaraan KKI, UMKM Raup Omzet Rp177 Miliar

AKURAT.CO Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 kembali digelar Bank Indonesia (BI) dengan melibatkan lebih banyak pelaku usaha dibandingkan penyelenggaraan tahun sebelumnya.
Sebanyak 1.860 UMKM mengikuti rangkaian KKI 2026 melalui pameran fisik dan kanal digital. Sebanyak 560 UMKM mengikuti pameran secara langsung di Jakarta International Convention Center (JICC) Senayan, sedangkan 1.300 UMKM berpartisipasi melalui platform digital.
Agenda KKI tahun ini tidak hanya diarahkan untuk memperkenalkan produk UMKM kepada masyarakat, tetapi juga pengembangan usaha, mulai dari business matching pembiayaan, inovasi generasi muda hingga perluasan akses ekspor.
Menurut data terbaru Bank Indonesia, selama empat hari penyelenggaraan KKI 2026, total transaksi penjualan pelaku UMKM mencapai Rp177,2 miliar.
Selain transaksi penjualan, BI mencatat business matching ekspor UMKM mencapai Rp169,9 miliar.
Baca Juga: Pecah, Transaksi KKI 2026 Naik 46 Persen ke Rp144,2 Miliar
Di sisi lain, business matching pembiayaan mencatat hasil lebih signifikan. Nilainya mencapai Rp285 miliar atau meningkat 30,3% dibandingkan rata-rata tiga tahun terakhir.
Pada closing ceremony yang digelar Minggu (23/8/2026), Deputi Gubernur Bank Indonesia, Aida S. Budiman menyampaikan syukur dan apresiasi terhadap tiga hal, yaitu kepada semua pihak yang memastikan KKI berjalan sukses. Kedua bersyukur dan mengapresiasi capaian yang diperoleh di tahun 2026. Ketiga, bersyukur dan apresiasi atas apa yang menjadi langkah ke depannya.
"Mari kita terus cintai, bangga, dan pakai produk UMKM Indonesia. Karena kalau bukan kita, siapa lagi yang akan mendukung UMKM untuk terus tumbuh, tangguh, dan berdaya saing," ujar Aida dalam penutupan KKI 2026, Minggu (23/8/2026).
Direktur Departemen Ekonomi Keuangan Inklusif dan Hijau BI, Kurniawan Agung mengatakan KKI menjadi ruang interaksi antara pelaku UMKM dengan buyer, investor, agregator dan lembaga keuangan.
"Jadi kita tidak hanya sekadar pameran saja di KKI ini, namun merupakan puncak selebrasi, kemudian merupakan ajang interaksi, jadi ada seminar, ada interaksinya, kemudian ada business matching-nya, kemudian ada pertemuan-pertemuan dengan investor juga dengan agregator," kata Kurniawan.
Menurut dia, rangkaian tersebut dibutuhkan karena tantangan UMKM tidak berhenti pada bagaimana mendapatkan konsumen. Ketika usaha mulai memperoleh permintaan yang lebih besar, kapasitas produksi dan pembiayaan menjadi persoalan berikutnya.
Aceh Jadi Bagian dari KKI 2026
KKI 2026 membawa produk UMKM dari berbagai daerah. Salah satunya Aceh yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan tahun ini.
Produk yang ditampilkan meliputi kerajinan, fesyen, pangan, kopi dan produk berbasis budaya lokal.
Pemilihan Aceh memiliki konteks tersendiri. Daerah tersebut merupakan salah satu wilayah yang terdampak banjir dan longsor yang turut memengaruhi aktivitas ekonomi dan UMKM.
Destry mengatakan semangat KKI 2026, "Beudaya Meusare Sare" atau "Berdaya Bersama-sama", berkaitan dengan upaya memperkuat UMKM melalui kolaborasi.
"Jadi dari temanya saja sudah mencerminkan bahwa mari kita berdaya bersama-sama untuk mewujudkan atau meningkatkan UMKM Indonesia yang sehat dan kuat dan mempunyai daya saing," kata Destry.
Keterlibatan UMKM Aceh dalam KKI diharapkan dapat membantu memperkenalkan kembali produk daerah kepada pasar yang lebih luas, agar produk daerah tidak hanya dipasarkan di dalam negeri, tapi juga ke pasar global.
Baca Juga: Peserta KKI 2026 Melonjak, Lebih dari 1.850 UMKM Ikut Pameran
Pendekatan tersebut menjadi bagian dari tujuan KKI untuk memperluas akses pasar UMKM, termasuk bagi pelaku usaha dari daerah.
KKI 2026 dan Agenda Penguatan UMKM
Dengan 1.860 UMKM yang terlibat melalui kanal luring dan daring, KKI 2026 menjadi salah satu agenda BI untuk mempertemukan pelaku usaha dengan pasar, lembaga pembiayaan dan mitra bisnis.
Namun, rangkaian kegiatan tersebut juga menunjukkan bahwa kebutuhan UMKM semakin beragam.
UMKM yang ingin masuk pasar ekspor membutuhkan akses buyer sekaligus kemampuan memenuhi pesanan. Pelaku usaha yang ingin meningkatkan kapasitas membutuhkan pembiayaan. Sementara produk berbasis kreativitas membutuhkan inovasi, digitalisasi dan akses pasar yang sesuai.
Karena itu, KKI 2026 menggabungkan sejumlah agenda dalam satu rangkaian kegiatan.
Selain pameran, terdapat business matching pembiayaan, ekspor dan value chain, pengembangan produk lokal, agenda generasi muda, penguatan perempuan dan penerapan prinsip keberlanjutan.
BI juga berkolaborasi dengan 27 kementerian dan lembaga serta 34 mitra strategis dalam pelaksanaan KKI 2026.
Agung mengatakan pengembangan UMKM membutuhkan kerja sama lintas pihak.
"Karena kita sadar bahwa pembinaan UMKM ini tidak hanya bisa dilakukan dari satu pihak, namun harus dilakukan secara tersinergi oleh seluruh kementerian dan lembaga," kata Kurniawan.
Dengan pendekatan tersebut, KKI 2026 diarahkan untuk mempertemukan kebutuhan UMKM pada berbagai tahap pengembangan usaha.
Unsur pameran menjadi salah satu bagian dari rangkaian kegiatan ini, sementara akses pembiayaan, perluasan pasar, pengembangan produk, digitalisasi, keberlanjutan serta penguatan sumber daya manusia menjadi agenda lain yang berjalan di dalamnya.
Bagi UMKM, hasil dari rangkaian tersebut pada akhirnya akan terlihat dari tindak lanjut setelah KKI berakhir, apakah terjadi transaksi, pembiayaan, kerja sama bisnis, peningkatan kapasitas produksi atau perluasan pasar.
Karena itu, ukuran keberhasilan KKI 2026 tidak hanya berada pada jumlah peserta yang hadir, dan yang tidak kalah penting adalah sejauh mana pertemuan antara UMKM, buyer, perbankan, investor dan mitra usaha dapat berkembang menjadi kegiatan ekonomi yang berkelanjutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







