Heboh! Dedi Mulyadi Bongkar Dugaan Pungli Dana PIP di SMAN 7 Cirebon, Duitnya ke Mana?

AKURAT.CO Baru-baru ini, aksi Dedi Mulyadi yang berkunjung ke SMAN 7 Cirebon telah menarik perhatian.
Adanya kasus dugaan pemotongan dana Program Indonesia Pintar (PIP) di SMAN 7 Cirebon menjadi viral, usai sejumlah siswa melaporkannya langsung kepada Dedi Mulyadi.
Berdasarkan unggahan di kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel, para siswa mengungkap bahwa dari 500 penerima PIP, telah mengalami pemotongan sebesar Rp250 ribu dari dana yang cair.
Dikutip dari Instagram @dedimulyadi71, Senin (10/2/2025), Dedi Mulyadi bertanya kepada pihak SMAN 7 Cirebon mengenai alasan masih adanya pungutan kepada siswa.
“Kenapa masih ada pungutan pak? Kan ada Rp200 ribu, ada LKS, ada uang bangunan, ada sumbangan masjid,” tanya Dedi Mulyadi.
Menanggapi hal tersebut, akhirnya pihak sekolah memberikan klarifikasi terkait permasalahan tersebut kepada Dedi Mulyadi.
“Kalau sumbangan masjid dulu pak, waktu masjid kita kan diresmikan pak Uu dulu, wakil gubernur sebelumnya,” jelasnya.
Baca Juga: Menang Quick Count Pilkada Purwakarta, Om Zein Langsung Sowan ke Dedi Mulyadi
Kemudian Dedi Mulyadi juga bertanya terkait adanya pembayaran SPP sebesar Rp200 ribu yang diminta kepada siswa.
“Kalau SPP yang Rp200 ribu gimana pertanggungjawabannya?” tanya Dedi Mulyadi.
Pihak sekolah mengatakan bahwa mereka memiliki banyak hutang yang harus dibayar, sehingga membutuhkan bantuan dari siswa.
“Mungkin karena kita banyak hutang pak,” jawabnya.
Dedi Mulyadi juga bertanya kepada pihak sekolah, alasan pemotongan dana PIP siswa yang diduga diberikan kepada partai.
SMAN 7 Cirebon mengakui adanya pemotongan dana PIP, tetapi menegaskan bahwa dana tersebut tidak dialokasikan ke kas sekolah.
Sebaliknya, pihak sekolah mengungkapkan bahwa uang tersebut disetorkan kepada sebuah partai yang berjanji akan memfasilitasi akses PIP bagi para siswa.
"Kebetulan waktu itu ada dari partai mau enggak ada dana PIP sekian, nanti saya harus ngomong dulu ke Kepala Sekolah boleh nggak. Nanti saya kasih banyak mau gak, nanti saya ngobrol dulu masalah ini dengan partai," ujar pihak sekolah.
Pihak sekolah juga mengaku bahwa pada tahun-tahun sebelumnya, mereka sempat menolak pencairan dana PIP karena adanya permintaan dari partai untuk menyetorkan sebagian dana tersebut.
Baca Juga: Cek Dana PIP Sudah Cair atau Belum ke Rekening BRI Terbaru Lewat HP Saja
Namun, keputusan itu justru memicu banyak keluhan dari orang tua siswa yang mempertanyakan alasan anak mereka tidak menerima bantuan PIP.
“Ketika ada kesepahaman itu, kemudian kita memanggil anak ini saya kumpulkan semua. Kumpulkan semua ini ada mau gak PIP dari fraksi, tapi nanti ketika cair minta dipotong nanti sampaikan ke orang tua," jelas pihak SMAN 7 Cirebon.
Program Indonesia Pintar (PIP) merupakan bantuan pendidikan dari pemerintah yang ditujukan bagi siswa kurang mampu agar dapat memenuhi kebutuhan sekolah mereka.
Seharusnya, dana tersebut sepenuhnya digunakan oleh siswa penerima manfaat tanpa ada potongan dari pihak sekolah atau partai.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








