Xavi Hernandez: Saya Tidak Suka Ketegangan, Saya Ingin El Clasico Yang Saling Menghormati

AKURAT.CO, Pelatih Barcelona, Xavi Hernandez, menginginkan suasana saling menghormati menjelang laga melawan Real Madrid, akhir pekan ini. Secara terbuka, Xavi mengatakan ia tak menyukai ketegangan menyongsong laga bertajuk El Clasico itu.
“Saya tidak suka ketegangan. Saya ingin El Clasico dengan rasa hormat dan bahkan saling mengagumi,” kata Xavi usai laga Barcelona versus Shaktar Donetsk di Stadion Olimpic Lluis Companys, Katalunya, Rabu (25/10), sebagaima dipetik dari El Mundo Deportivo.
Hal tersebut disampaikan Xavi merespons cuitan yang diunggah oleh salah satu petinggi Barcelona tentang pemain Real Madrid, Vinicius Jr. Cuitan yang sudah dihapus tersebut bernada menyerang Vinicius sehubungan laga Madrid melawan Sevilla, pekan lalu.
Baca Juga: Mainkan Marc Guiu, Perjudian Berhasil Xavi Hernandez Ketika Barcelona Dalam Kondisi Genting
Mikel Camps, demikian nama petinggi Barcelona itu, mencuit bahwa Vinicius layak “ditampar karena bersikap seperti badut”. Sebelumnya, Vinicius sendiri mengkritik aksi rasial di kandang Sevilla karena kali ini dilakukan oleh anak-anak.
“Jika dia sudah menghapusnya, itu penting. (Jika tidak) kita akan terus (membicarakannya), bukan?” kata Xavi.
Barcelona sendiri dalam tren positif sebelum menghadapi Madrid. Selain mengalahkan Donetsk di penyisihan Liga Champions, Barcelona juga menang 1-0 atas Athletic Bilbao di La Liga, akhir pekan lalu.
Baca Juga: Klasemen Liga Champions: PSG Naik Ke Puncak Geser Newcastle, Barcelona Bertahan Di Posisi Teratas
Pun demikian, Xavi Hernandez tetap harus bersiasat karena sejumlah pemain utama mereka absen di beberapa laga terakhir akibat cedera. Di antaranya adalah Robert Lewandowski, Frenkie De Jong, Raphinha, dan Sergi Roberto.
Dalam dua laga terakhir, Xavi mengandalkan sejumlah pemain muda dari Akademi La Masia seperti Lamine Yamal, Marc Guiu, dan Fermin Torres. Guiu dan Fermin bahkan menyumbang gol di dua laga tersebut.
Untuk menghadapi Madrid, Xavi tetap berpegang pada filosofi permainan Barcelona: penguasaan bola. Menurut eks gelandang yang berpengalaman tampil di El Clasico itu, kehilangan bola akan membuat Madrid menghukum Barcelona.
“Kuasai bola. Sekali kehilangan bola, Madrid bisa menghancurkan Anda,” kata Xavi.
Barcelona akan bertindak sebagai tuan rumah di El Clasico pertama musim ini di Stadion Olimpiade Olimpic Lluis Companys, Sabtu (28/10). Hasil laga tersebut akan menentukan pemuncak klasemen sementara La Liga Spanyol 2023-2024.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal






