ASEAN Para Games: Erick Thohir Lepas Kontingen Indonesia, Targetkan 82 Emas di Thailand!

AKURAT.CO, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora RI), Erick Thohir, resmi melepas kontingen Indonesia yang akan berlaga di ajang ASEAN Para Games 2025 di Nakhon Ratchasima, Thailand. Dalam misi kali ini, Tim Merah Putih memasang target tinggi dengan bidikan 82 medali emas.
Pengukuhan dan pelepasan atlet disabilitas ini berlangsung di Pendapi Gede, Balai Kota Solo, Sabtu (10/1) pagi WIB. Erick Thohir menegaskan rasa optimisnya mengingat rekam jejak Indonesia sukses menjadi juara umum pada tiga edisi terakhir ASEAN Para Games.
"Kami yakin para atlet dan NPC Indonesia selalu memberikan terbaik. Kalau kita lihat, rata-rata prestasinya selalu di ranking satu dan dua. Ini luar biasa," ujar Erick Thohir di Solo.
Baca Juga: Kontingen Indonesia Matangkan Persiapan Menuju ASEAN Para Games 2025 di Thailand
Meski persaingan di Thailand diprediksi ketat, Erick meyakini semangat para atlet mampu membawa Indonesia menembus posisi dua besar klasemen akhir.
"Insyaallah, mudah-mudahan target meraih 82 medali emas ini tercapai. Kalau tercapai, kita bisa menempati posisi dua teratas," kata Erick.
Ia mengingatkan bahwa para atlet tetap waspada terhadap kekuatan tuan rumah dan negara tetangga yang memiliki persiapan matang.
"Tentu harus diwaspadai tuan rumah. Kita juga harus mengantisipasi negara lain seperti Vietnam atau Malaysia," katanya menambahkan.
Senada dengan Menpora, Ketua Umum National Paralympic Committee (NPC) Indonesia, Senny Marbun, menegaskan kesiapan 290 atlet yang akan bertanding di delapan belas cabang olahraga (cabor).
"Kami bertanding untuk bangsa dan negara. Kami berharap dukungan masyarakat agar bisa maksimal memperjuangkan bendera Merah Putih di Thailand," kata Senny.
Berdasarkan pemetaan target, para atletik menjadi lumbung emas utama dengan target 25 medali emas. Disusul oleh para catur (12 emas), para tenis meja (sebelas emas), serta para angkat berat dan para renang yang masing-masing dibebani target delapan medali emas.
Rombongan besar terdiri dari atlet, pelatih, dan ofisial dijadwalkan terbang menuju Thailand pada Kamis (15/1).
Mereka menggunakan pesawat carter melalui Bandara Adi Soemarmo, Boyolali, menuju Bangkok sebelum melanjutkan perjalanan darat ke pusat kompetisi di Nakhon Ratchasima.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





