Terlalu Banyak Kamera di Australia Terbuka, Iga Swiatek: Kami Petenis atau Binatang di Kebun Binatang?

AKURAT.CO, Para petenis tampaknya mulai tak nyaman dengan kebijakan panitia Australia 2026 Terbuka yang merekam area atlet di Melbourne Park. Juara grand slam enam kali, Iga Swiatek, misalnya, menggambarkan situasi itu dengan menyebut “kebun binatang”.
“Apakah kami pemain tenis, atau apakah kami binatang di kebun binatang di mana semuanya dilihat bahkan ketika mereka buang air besar,” kata Iga Swiatek usai laga melawan Elena Rybakina, Rabu (28/1), sebagaimana dipetik dari BBC.
Australia Terbuka telah menerapkan kebijakan menunjukkan cuplikan di arena pemain di bagian dalam Rod Laver Arena, Melbourne Park, Melbourne, Australia, sejak 2019.
Baca Juga: Australia Terbuka: Bungkam Jagoan Tuan Rumah, Carlos Alcaraz Segel Semifinal Perdana di Melbourne
Area tersebut termasuk gym, lokasi pemanasan, dan lorong menuju ruang ganti. Pun demikian, akses kamera di Australia Terbuka lebih besar ketimbang di tiga turnamen grand slam lainnya (Prancis Terbuka, Wimbledon, dan AS Terbuka).
Petenis juara grand slam asal AS, Coco Gauff, tertangkap kamera membanting raketnya di lorong area pemain. Gauff kemudian mengajukan keluhan soal privasi pemain menurutnya mesti diperketat.
Keluhan tersebut dibenarkan oleh rekan senegara Gauff yang sudah memastikan diri di semifinal turnamen tahun ini, Jessica Pegula. Menurut Pegula, aksi merekam secara terus-menerus di Melbourne Park telah menyerang privasi pemain.
“Anda merasa seperti selalu berada di bawah mikroskop,” kata Jessica Pegula. “Satu-satunya masa Anda tidak direkam adalah ketika Anda mandi atau pergi ke kamar mandi.”
Baca Juga: Australia Terbuka: Lorenzo Musetti Segel Perempat Final Perdana, Langsung Lawan Novak Djokovic
Sementara itu, Tennis Australia yang merupakan penyelenggara Australia Terbuka mengatakan bahwa penggunaan kamera di area atlet adalah upaya untuk membangun hubungan yang lebih dalam antara penggemar dan pemain.
Australia Terbuka tahun ini sudah menyelesaikan perempat final pada hari ini, Rabu (28/1). Di sektor putri Jessica Pegula mengalahkan Amanda Anisimova dengan skor 6-2 dan 7(7)-6(1) dan Rybakina mengalahkan Swiatek 7-5 dan 6-1.
Sementara di nomor tunggal putra ada Jannik Sinner yang mengalahkan Ben Shelton dengan skor 6-3, 6-4, dan 6-4. Kemudian Novak Djokovic yang lolos ke semifinal setelah lawannya, Lorenzo Musetti, mundur.
Djokovic bisa dikatakan “beruntung” karena Musetti berhenti akibat cedera di set ketiga setelah menang 6-4 dan 6-3 di dua set pertama. Sedangkan di set ketiga ia tertinggal 1-3 sebelum meninggalkan lapangan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








