Tak Puas Atas Kekalahan Lawan Deontay Wilder, Derek Chisora Isyaratkan Batal Pensiun

AKURAT.CO, Petinju veteran Inggris, Derek Chisora, secara mengejutkan memberikan sinyal kuat untuk kembali ke atas ring.
Padahal, petinju berusia 42 tahun itu sebelumnya telah berencana untuk gantung sarung tinju usai kalah dari Deontay Wilder, akhir pekan lalu.
Dalam duel ke-50 sepanjang kariernya di The O2 Arena, Manchester, Inggris, tersebut, Derek Chisora harus menelan kekalahan angka tipis dalam pertarungan yang berlangsung agresif.
Meski sempat terjatuh di ronde kedelapan hingga terlempar ke tali ring, Derek Chisora justru merasa hasil tersebut tidak adil dan menolak untuk mundur dari dunia tinju.
Derek Chisora Protes Keras Soal Keputusan Juri
Chisora mengungkapkan kekecewaannya sesaat sebelum laga comeback Tyson Fury melawan Arslanbek Makhmudov di Stadion Tottenham Hotspur, London, Inggris, Sabtu (11/4) malam setempat.
Ia mengaku sangat tidak puas dengan penilaian juri yang memberikan kemenangan bagi Wilder.
"Saya sangat kecewa dengan penilaian skornya. Dua knockdown yang diberikan juri sebenarnya hanya dorongan. Itu memalukan. Saya tidak senang dengan hasil tersebut," kata Chisora dikutip TalkSport.
Chisora bahkan menilai jalannya pertandingan tersebut berantakan, baik dari sisi performanya maupun Wilder. Hal inilah yang memicu ambisinya untuk menuntut duel ulang.
"Seluruh rangkaian pertandingan itu kacau. Saya ingin mendapatkan rematch," tambahnya.
Meskipun usianya sudah menginjak kepala empat, Chisora menegaskan bahwa fokusnya saat ini hanyalah melakoni duel ulang melawan rival terbarunya tersebut.
Menariknya, laga pekan lalu merupakan pertarungan ke-50 bagi kedua petinju, yang kini berakhir dengan catatan 14 kekalahan bagi Chisora dan kemenangan ke-45 bagi Wilder.
Keyakinan publik bahwa Chisora batal pensiun semakin diperkuat dengan kehadirannya di laga Fury vs Makhmudov.
Chisora tampak mengenakan kaus dengan slogan keras yang secara tersirat menyatakan bahwa dirinya belum selesai dengan dunia tinju.
Kini bola panas ada di tangan promotor dan kubu Deontay Wilder. Apakah Wilder akan meladeni tuntutan rematch sang veteran, ataukah Chisora harus mencari jalan lain untuk menutup karier panjangnya dengan sebuah kemenangan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








