Akurat Logo

AS Terbuka: Novak Djokovic Angkat Koper Lebih Awal, Ditumbangkan Mariano Navone

Dian Eko Prasetio | 31 Agustus 2026, 14:42 WIB
AS Terbuka: Novak Djokovic Angkat Koper Lebih Awal, Ditumbangkan Mariano Navone
Petenis asal Serbia, Novak Djokovic, saat menyapa penonton di usai dikalahkan Mariano Navone di laga pembuka AS Terbuka 2026 di New York, Amerika Serikat, Minggu (30/8/2026). X/CGTNSports.

AKURAT.CO, Kejutan besar mewarnai hari pembuka ajang Grand Slam Amerika Serikat Terbuka 2026.

Pemilik 24 gelar Grand Slam, Novak Djokovic, harus mengubur mimpinya secara tragis setelah tersingkir di babak pertama usai takluk dari petenis Argentina, Mariano Navone, Minggu (30/8/2026) setempat.

Melakoni laga AS Terbuka maraton sengit selama empat jam 36 menit di Flushing Meadows, Djokovic akhirnya menyerah lewat pertarungan lima set dengan skor akhir 6-7(5-7), 7-5, 6-4, 2-6, dan 1-6.

Hasil buruk di AS Terbuka ini tak hanya menggagalkan ambisinya memburu gelar Grand Slam ke-25, tetapi juga mencatatkan rekor kekalahan terburuk sang legenda di turnamen mayor dalam dua dekade terakhir.

Tak hanya itu, kekalahan di AS Terbuka ini juga meruntuhkan rekor fantastis 78 kemenangan beruntun Novak Djokovic di babak pertama Grand Slam.

https://www.akurat.co/arena/883129/as-terbuka-kejutan-novak-djokovic-gaet-ratu-tenis-aryna-sabalenka-di-ganda-campuran

Rekor mengagumkan tersebut sebelumnya bertahan tidak tertandingi sejak kekalahannya dari Paul Goldstein di Australia Terbuka 2006 silam.

Kram hingga Muntah: Kendala Fisik Gagalkan Kebangkitan Novak Djokovic di AS Terbuka

Laga pembuka ini berlangsung sangat berat bagi sang petenis asal Serbia itu. Meski sempat membalikkan keadaan untuk memimpin dua set berbanding satu usai merebut set kedua dan ketiga, kondisi fisik Djokovic mulai menurun drastis pada set keempat.

Djokovic terlihat mengalami kram hebat bahkan sempat muntah di pinggir lapangan. Kondisi tersebut dimanfaatkan dengan sempurna oleh Navone yang langsung menyapu lima gim beruntun di set keempat.

Sebelum memasuki set penentuan, Djokovic sempat mengambil medical timeout untuk menerima penanganan medis berupa pijatan dan konsumsi obat.

Namun, Navone yang tampil tanpa beban langsung tancap gas memimpin 3-0 dan akhirnya mengunci set kelima dengan skor telak 6-1.

Kemenangan dramatis ini terasa sangat spesial bagi Mariano Navone. Sebab, ini merupakan bentrokan perdana bagi kedua petenis sekaligus kemenangan pertamanya atas Djokovic sepanjang karier profesionalnya.

"Sungguh luar biasa. Ini adalah impian yang menjadi kenyataan, serius, 100 persen," kata Navone dikutip dari AFP.

"Bisa bertanding dan menang di lapangan yang luar biasa ini, panggung terbesar di dunia tenis. Sekarang fokus saya adalah memulihkan kondisi fisik."

Dengan absennya petenis peringkat satu dunia, Jannik Sinner, di AS Terbuka karena cedera dan juara bertahan Carlos Alcaraz yang memainkan turnamen pertamanya sejak Barcelona pada bulan April, Djokovic sebenarnya memiliki peluang besar untuk mengejar trofi Grand Slam ke-25-nya.

Namun, ia malah tersingkir dari New York di babak pertama. Djokovic telah menunjukkan konsistensi yang luar biasa di ajang-ajang besar di akhir kariernya.

Dalam dua musim Grand Slam terakhir, ia hanya kalah dari Sinner (tiga kali), Alcaraz (dua kali), Alexander Zverev (sekali), dan Joao Fonseca (sekali). Tahun ini, ia mencapai final Australia Terbuka dan semifinal Wimbledon .

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.