Italia Terbuka: Siap Beraksi di Roma, Novak Djokovic Incar Gelar Ketujuh

AKURAT.CO, Setelah menepi selama lebih dari enam pekan akibat cedera, pemilik rekor 40 gelar ATP Masters 1000, Novak Djokovic, dipastikan kembali ke lapangan.
Petenis veteran asal Serbia itu tengah bersiap melakoni comeback emosionalnya di ajang Italia Terbuka 2026.
Novak Djokovic terakhir kali bertanding saat menghadapi Jack Draper di ajang Indian Wells pada 12 Maret lalu.
Kini, petenis berusia 38 tahun tersebut sudah mulai memanaskan mesin di Foro Italico, termasuk menjalani sesi latihan intensif bersama petenis Peru, Ignacio Buse, pada Senin (4/5/2026) waktu setempat.
Kembalinya Novak Djokovic ke Roma membawa misi besar untuk mengulang kejayaannya di masa lalu.
Sebagai pemegang enam gelar juara di Roma (2008, 2011, 2014-15, 2020, dan 2022), Djokovic memiliki catatan sejarah yang sangat kuat di lapangan tanah liat Italia.
Berdasarkan data Infosys ATP Win/Loss Index, Djokovic mengantongi rekor kemenangan fantastis 68-12 di Roma.
Hebatnya lagi, ia pernah dua kali menumbangkan sang raja tanah liat, Rafael Nadal, di final turnamen ini.
Ancaman dari Jannik Sinner di Italia Terbuka
Meski Djokovic memiliki sejarah panjang, tantangan terbesar tahun ini datang dari pahlawan lokal sekaligus petenis nomor satu dunia, Jannik Sinner.
Sinner tengah dalam misi memperpanjang rekor enam gelar Masters 1000 secara berturut-turut untuk melengkapi koleksi Career Golden Masters.
Namun, Djokovic memegang modal kepercayaan diri yang cukup tinggi.
Dalam satu-satunya pertemuan mereka tahun ini di semifinal Australia Terbuka Januari lalu, Djokovic berhasil keluar sebagai pemenang sebelum akhirnya melaju ke final Grand Slam pertama sejak 2024.
Berdasarkan hasil undian, Djokovic dan Sinner berada di bagan yang berbeda yang memungkinkan keduanya hanya bisa bertemu di laga final.
Langkah Djokovic di Foro Italico akan dimulai dengan menghadapi pemenang laga antara Marton Fucsovics atau petenis kualifikasi Dino Prizmic.
Jika terus melaju, pemilik 101 gelar tur ATP ini diprediksi akan bertemu unggulan kedelapan asal Italia, Lorenzo Musetti, di perempat final, serta potensi duel melawan Alexander Zverev di babak semifinal.
Kehadiran Djokovic di Roma tahun ini juga menjadi ajang pembalasan setelah pada edisi 2024 ia harus tersingkir lebih awal di babak ketiga usai dikalahkan Alejandro Tabilo.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 8Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







