India Terbuka: Lolos ke 8 Besar, Putri Kusuma Wardani Tantang An Se Young untuk Tiket Semifinal

AKURAT.CO, Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, sukses melaju ke babak perempat final India Terbuka 2026 setelah melewati laga sengit tiga gim melawan wakil Denmark, Line Højmark Kjaersfeldt.
Bertanding di Indira Gandhi Indoor Stadium, New Delhi, Kamis (15/1), Putri Kusuma Wardani yang datang sebagai unggulan keenam India Terbuka tahun ini sempat kehilangan gim pertama sebelum akhirnya bangkit dan menang dengan skor akhir 15-21, 21-9, dan 21-18.
Putri Kusuma Wardani mengakui bahwa Line tampil sangat agresif sejak awal laga India Terbuka kali ini. Pebulutangkis tunggal putri Denmark itu berhasil mendikte permainan dengan membatasi bola-bola atas dan mendominasi area depan lapangan.
Baca Juga: India Terbuka: Udara Dingin Kering di New Delhi, Putri Kusuma Wardani Harus Pemanasan Ekstra
"Line bermain cukup baik hari ini dengan serangan-serangan yang dia punya. Serangannya sangat akurat di pojok-pojok lapangan, itu membuat saya sedikit goyah di gim pertama," ungkap Putri usai pertandingan.
Memasuki gim kedua, Putri mencoba mengubah pola permainan sesuai instruksi pelatih. Kondisi lapangan yang lebih berangin dibandingkan hari pertama menjadi tantangan tersendiri bagi kedua pemain.
"Selain itu, arah shuttlecock sering berubah sesaat sebelum dipukul, jadi saya lebih banyak menyerang ke tengah dulu untuk mengantisipasi itu," ungkap Putri mengenai perubahan taktiknya di lapangan.
Drama sempat terjadi di penghujung gim penentu. Sudah unggul jauh hingga menyentuh match point 20, Putri justru kehilangan fokus yang membuat Line hampir saja menyamakan kedudukan.
Baca Juga: Redam Michelle Li, Putri KW Amankan Tiket Babak 16 Besar India Terbuka 2026
Putri juga mengakui bahwa dirinya tampil terburu-buru pada gim penentu yang membuat Line banyak mendapatkan poin. Beruntung, Putri mampu mengamankan satu poin terakhir untuk memastikan tempat di perempat final.
"Gim ketiga setelah poin 20, saya menurunkan sedikit tensinya. Itu membuat Line dapat banyak poin dan hampir menyamakan kedudukan. Saya juga terlalu terburu-buru ingin menyelesaikan pertandingan. Ini pelajaran agar tidak terulang lagi," kata Putri.
Selanjutnya, lawan berat sudah menanti pebulutangkis tunggal putri terbaik Indonesia itu. Ia akan meladeni Ratu Bulutangkis Korea Selatan, An Se Young, untuk memperebutkan satu tiket babak semifinal ajang BWF Super 750 ini.
Meski menghadapi pebulutangkis peringkat satu dunia, Putri mengaku punya modal kepercayaan diri tinggi usai memberikan perlawanan sengit di pertemuan sebelumnya.
"Besok bertemu An Se Young, saya akan mencoba mengeluarkan semua permainan yang dipunya. Semoga rezekinya bisa mengalahkan dia. Modal bagus bisa curi satu gim di World Tour Finals kemarin," kata Putri optimistis.
Dari tujuh laga melawan An, Putri belum pernah sekalipun merasakan kemenangan. Namun, pada pertandingan terakhir yang terjadi di ajang World Tour Finals pada Desember lalu, Putri mampu mencuri satu gim dari An walau akhirnya tetap kalah 16-21, 21-8, dan 8-21.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








