Akurat Logo

China Masters: Faathir/Devin Lakoni Debut Manis di Level Super 750, Lolos 16 Besar Setelah Unggulan Malaysia Mundur

Dian Eko Prasetio | 1 September 2026, 18:59 WIB
China Masters: Faathir/Devin Lakoni Debut Manis di Level Super 750, Lolos 16 Besar Setelah Unggulan Malaysia Mundur
Pebulutangkis Indonesia, Ali Fathiir Rayhan/Devin Artha Wahyudi, saat berada di podium Makau Terbuka 2026. X/Badminton Indonesia.

AKURAT.CO, Kejutan manis dihadirkan oleh pasangan ganda putra muda bulutangkis Indonesia, Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi, saat melakoni laga perdana mereka di ajang BWF World Tour Super 750 China Masters 2026.

Tampil di Shenzhen, China, Selasa (1/9/2026), Faathir/Devin berhasil melangkah ke babak 16 besar China Masters.

Faathir/Devin menang karena lawan mereka yang merupakan duet ganda putra unggulan kelima asal Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin, memutuskan mundur (retired) pada kedudukan 21-16.

Usai mengamankan gim pertama, Faathir/Devin, sempat dibuat bingung dengan keputusan mundurnya pasangan lawan di awal gim kedua.

Devin Artha Wahyudi membeberkan bahwa dirinya baru mengetahui kondisi kesehatan Izzuddin setelah bertanya secara langsung di lapangan.

"Saya dan Faathir waktu di lapangan tidak tahu kenapa mereka memutuskan mundur karena sepertinya tidak ada gerakan yang membuat cedera," kata Devin.

"Setelah saya tanya ternyata Izzuddin sakit demam dari semalam. Daripada dipaksakan, mungkin mundur menjadi keputusan terbaik."

https://www.akurat.co/badminton/886993/china-masters-status-unggulan-pertama-tak-jadi-beban-jonatan-christie-lewati-ujian-perdana

Mengenai kunci keberhasilan mengamankan gim pertama, Devin menjelaskan bahwa strategi menekan sejak awal, serta kedisiplinan bermain aman menjadi kunci utama membongkar pertahanan ganda putra andalan Negeri Jiran tersebut.

"Kami sempat ambil gim pertama karena coba bermain safe dan menyerang. Lawan juga banyak mengangkat bola jadi enak untuk kami menekan," kata Devin membeberkan.

Sementara itu, Faathir menegaskan bahwa meski melakoni debut pertama di turnamen kelas Super 750, mereka tetap mematok target tinggi secara bertahap.

"Target kami pasti mau yang terbaik, pengen-nya bisa ke delapan besar dulu tapi coba step by step. Tidak mudah karena ini Super 750 pertama kami," tutur Ali Faathir.

Selain Faathir/Devin, tim bulutangkis Indonesia sudah lebih dulu meloloskan satu wakil lewat sektor tunggal putra melalui Jonatan Christie.

Jonatan berhasil mengkandaskan perlawanan, Leong Jun Hao, dua gim langsung dengan skor 21-17 dan 21-19.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.